Ratusan Hotspot Terpantau di Riau, BMKG Peringatkan Potensi Karhutla


Senin, 04 Agustus 2025 - 09:31:34 WIB
Ratusan Hotspot Terpantau di Riau, BMKG Peringatkan Potensi Karhutla

RIAUIN.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang akan mengguyur sebagian besar wilayah Provinsi Riau sepanjang hari ini, Senin (4/8/2025).

Meski curah hujan mulai merata di berbagai daerah, kondisi cuaca belum sepenuhnya stabil. Di sisi lain, jumlah titik panas di wilayah Riau mengalami lonjakan signifikan, mencapai 383 titik, mayoritasnya berada di Kabupaten Rokan Hilir.

Anggun R, prakirawan dari BMKG Stasiun Pekanbaru, menjelaskan bahwa cuaca pagi hari diawali dengan kondisi udara kabur dan berawan. Namun, hujan telah mulai turun di sejumlah daerah seperti Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, Bengkalis, dan Kepulauan Meranti.

“Pada pagi hari, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah tersebut,” ujar Anggun.

Siang hingga sore hari, peluang hujan meluas hampir ke seluruh provinsi. BMKG mencatat potensi hujan bersifat lokal, namun menjangkau sebagian besar kabupaten/kota di Riau. Hujan diperkirakan berlanjut hingga malam, termasuk di Rokan Hulu, Bengkalis, Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, dan Pekanbaru. Sementara pada dini hari, hujan mungkin tetap turun di sebagian wilayah Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir.

BMKG mengeluarkan peringatan dini atas potensi cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang dan petir di beberapa daerah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mungkin disertai petir dan angin kencang, terutama di wilayah Pekanbaru, Kampar, Rokan Hulu, Pelalawan, Kuantan Singingi, Bengkalis, serta Indragiri Hulu,” kata Anggun.

Suhu udara di Riau hari ini berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius, dengan kelembapan tinggi antara 55 hingga 99 persen. Angin bertiup dari tenggara ke barat daya dengan kecepatan 10–30 km/jam.

Di tengah meningkatnya curah hujan, jumlah hotspot di Riau justru melonjak. Dari total 441 titik panas di Pulau Sumatera, 383 di antaranya terdeteksi di Riau.

“Sebaran titik panas terbanyak ada di Rokan Hilir, yakni sebanyak 281 titik. Sisanya tersebar di Bengkalis (78 titik), Dumai (12 titik), serta beberapa titik di Kampar, Pelalawan, Rokan Hulu, dan Indragiri Hilir,” jelasnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih tinggi, khususnya di wilayah pesisir, meskipun hujan mulai turun.

Di sisi lain, tinggi gelombang laut di perairan Riau masih tergolong rendah, antara 0,5 hingga 1,25 meter. Kondisi ini dinilai aman untuk aktivitas pelayaran, namun masyarakat diminta tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak di laut.

Anggun mengingatkan masyarakat agar tidak lengah.

“Masyarakat kami imbau agar tidak melakukan pembakaran lahan. Walau hujan sudah mulai turun, ancaman karhutla masih besar,” tegasnya. (Nab)