Gubernur Riau Coba Jalur di Batang Kuantan, Ribuan Warga Antusias Sambut Aksi Spontan


Kamis, 31 Juli 2025 - 17:54:50 WIB
Gubernur Riau Coba Jalur di Batang Kuantan, Ribuan Warga Antusias Sambut Aksi Spontan

RIAUIN.COM - Dalam rangka persiapan Pacu Jalur Agustus 2025, Gubernur Riau Abdul Wahid bersama Kapolda Riau dan jajaran melakukan peninjauan langsung ke lokasi pelaksanaan event budaya tersebut di tepian Narosa, Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Kamis (31/7/2025). Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum peresmian kawasan konservasi yang dikhususkan untuk kegiatan Pacu Jalur.

Menurut Gubernur Wahid, kawasan tepian Narosa akan difungsikan secara eksklusif demi pelestarian budaya. “Area ini ditetapkan sebagai zona konservasi, sehingga hanya akan digunakan untuk kegiatan Pacu Jalur,” ujarnya.

Ada satu momen yang mencuri perhatian masyarakat. Seusai apel persiapan, Gubernur Wahid tiba-tiba menaiki salah satu perahu tradisional khas Kuansing, didampingi bocah viral Rayyan Arkan Dikha, yang dikenal lewat konten "Aura Farming". Meskipun masih mengenakan Pakaian Dinas Harian (PDH), Wahid tampak antusias mendayung perahu menyusuri aliran Batang Kuantan, diiringi pertunjukan seni tradisional.

Aksi dadakan tersebut langsung menyulut antusiasme warga yang memadati tepian sungai. Sorak-sorai dan tepuk tangan menggema ketika pemimpin provinsi itu membaur bersama masyarakat, menunjukkan dukungan nyata terhadap budaya lokal.

“Saya barusan menjajal Jalur Tuah Koghi, ditemani oleh Dikha, pemandu jalur cilik kita,” ucap Wahid usai mendayung.

Dalam kesempatan itu, Wahid juga sempat melantunkan pantun yang disambut hangat warga:
"Jalur bukan sembarang janur, Jalur dijalin dengan tali benang. Ini jalur bukan sembarang jalur, Jalur ini sering jadi pemenang."

Aksi Gubernur mendapat apresiasi luas dari masyarakat yang hadir. Mereka merasa bangga karena pemimpinnya menunjukkan kepedulian langsung terhadap warisan budaya daerah.

“Terima kasih Pak Gubernur sudah ikut merasakan langsung bagaimana mendayung jalur,” kata Rita, salah satu warga Teluk Kuantan.

Wahid menegaskan bahwa Pacu Jalur kini telah menjelma menjadi event budaya kelas dunia. “Kalau dulu hanya dikenal di Kuansing, sekarang wisatawan dari berbagai daerah bahkan luar negeri datang menyaksikan,” ujarnya menutup kunjungan. (Nab)