Bonus Atlet PON Riau 2024 Cair Bertahap, Gubri Setujui Penambahan Sesuai Pergub


Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:42:45 WIB
Bonus Atlet PON Riau 2024 Cair Bertahap, Gubri Setujui Penambahan Sesuai Pergub

RIAUIN.COM – Gubernur Riau, Abdul Wahid, akhirnya menyetujui pencairan bonus bagi para atlet dan pelatih Riau yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Aceh-Sumut. Bonus diberikan sesuai Peraturan Gubernur (Pergub), namun pencairannya dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran.

Sekretaris Umum KONI Riau, Edi Satria, menyambut baik keputusan ini dan berharap seluruh atlet serta pelatih dapat menerima kebijakan tersebut secara bijak.

“Untuk tahun ini, bonus mulai dibayarkan, sementara sisanya akan dialokasikan di APBD tahun 2026. Ini membuktikan bahwa Gubernur merespons aspirasi dari para atlet dan pelatih,” ujar Edi dalam pertemuan bersama KONI dan perwakilan atlet, Jumat (18/7/2025) di Kantor KONI Riau.

Ia menambahkan, kebijakan ini bisa memulihkan semangat atlet dan pelatih menjelang PON 2024. “Kami sangat mengapresiasi langkah Pak Gubernur. Mudah-mudahan tahap pertama bisa segera dicairkan,” ucapnya.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Riau, Erisman Yahya, menjelaskan bahwa dari total kebutuhan dana sebesar Rp42 miliar, sebanyak Rp25 miliar telah dialokasikan dalam APBD 2025. Sisanya akan ditambah pada APBD 2026 sesuai Pergub yang berlaku.

“Alhamdulillah, Pak Gubernur menyetujui penambahan bonus secara bertahap. Bonus ini tidak hanya untuk atlet PON, tapi juga untuk NPC, Paralimpik, dan Pra Popnas,” ungkap Erisman.

Menurutnya, keputusan ini merupakan solusi dari polemik pemotongan bonus yang sebelumnya menjadi kekhawatiran di kalangan atlet dan pelatih. Gubernur, kata Erisman, telah menelaah kondisi keuangan daerah dan berupaya mencari jalan terbaik.

“Kami harap para atlet dan pelatih bisa menerima solusi ini, karena pemerintah daerah juga berusaha maksimal dalam kondisi fiskal yang sulit,” jelasnya.

Sebelumnya, Dispora Riau mengusulkan anggaran bonus atlet sebesar Rp80 miliar di tahun 2024. Namun akibat penurunan drastis APBD dari Rp11,02 triliun menjadi Rp9,2 triliun pada 2025, anggaran itu dipangkas hingga tersisa Rp25 miliar.

Ketua TAPD saat itu, Pj Sekda Taufiq OH, mengimbau agar atlet menerima pembayaran awal sebesar 45 persen dulu, sembari menunggu kondisi keuangan membaik.

"Kalau situasi memungkinkan, bonus akan ditambah. Itu komitmen dari tim anggaran," ujar Erisman.

Pada awal 2025, Dispora Riau juga telah mengajukan surat resmi ke TAPD untuk meminta tambahan dana bonus, dan hingga kini surat tersebut masih dalam proses tindak lanjut. (Nab)