Pemprov Riau Gelar Tabligh Akbar dan Bakti Sosial Sambut Tahun Baru Islam 1447 H


Sabtu, 12 Juli 2025 - 09:07:14 WIB
Pemprov Riau Gelar Tabligh Akbar dan Bakti Sosial Sambut Tahun Baru Islam 1447 H

RIAUIN.COM – Dalam rangka menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Riau mengadakan kegiatan Tabligh Akbar di Masjid Raya Annur, Pekanbaru, pada Sabtu (12/7/2025). Acara ini menjadi bagian dari upaya dakwah yang menyentuh langsung masyarakat.

Ribuan jamaah hadir memadati masjid untuk mengikuti kegiatan yang menghadirkan Ustaz Abdul Somad (UAS) sebagai penceramah utama. Agenda diawali dengan salat subuh berjamaah dan dilanjutkan dengan program sosial bertajuk Khitan Ceria Peduli Umat, yang ditujukan untuk membantu masyarakat.

Pj Sekretaris Daerah Provinsi Riau, M Job Kurniawan, yang hadir mewakili Gubernur Riau, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan ini. Ia menyebut bahwa 1 Muharram adalah momen penting untuk melakukan evaluasi diri dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan.

“Awal tahun Hijriah ini seharusnya menjadi titik refleksi bagi kita semua untuk berubah ke arah yang lebih baik dalam segala aspek kehidupan, baik sebagai individu maupun dalam kehidupan sosial,” ujarnya.

Job Kurniawan juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang berakar pada nilai-nilai spiritual dan sosial Islam. Menurutnya, kegiatan seperti ini harus terus didukung agar mampu menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami di Pemprov Riau melihat bahwa dakwah tidak hanya dilakukan lewat ceramah, tetapi juga aksi nyata seperti kegiatan sosial. Ini adalah cara agar nilai-nilai Islam benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Dalam ceramahnya, Ustaz Abdul Somad menyampaikan pesan hijrah sebagai transformasi spiritual dan moral. Ia mengajak jamaah untuk menjadikan tahun baru Islam sebagai titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik dan penuh kesadaran.

Hijrah, kata UAS, bukan sekadar berpindah tempat, tetapi meninggalkan perbuatan sia-sia menuju kehidupan yang lebih taat dan bermakna. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga salat, menghormati orang tua, serta mendidik anak-anak dalam nilai-nilai Islam agar tercipta generasi penerus yang beriman dan berakhlak.

“Kalau ingin bangsa ini kuat, perkuat dulu agamanya. Mulailah dari rumah: salat berjamaah, membaca Al-Qur’an bersama, dan saling menasihati dalam kebaikan. Itulah esensi hijrah,” tutup UAS. (Nab)