Gubernur Abdul Wahid Usulkan Pembangunan Riau yang Berkelanjutan dan Berbasis Kearifan Lokal


Selasa, 01 Juli 2025 - 09:19:32 WIB
Gubernur Abdul Wahid Usulkan Pembangunan Riau yang Berkelanjutan dan Berbasis Kearifan Lokal

RIAUIN.COM – Gubernur Riau, Abdul Wahid, menekankan pentingnya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sebagai wadah strategis dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah lima tahun ke depan. Ia menegaskan bahwa forum ini bukanlah sekadar rutinitas tahunan, tetapi momentum penting untuk menyatukan visi dan langkah konkret.

"Dalam situasi saat ini, kita tidak bisa membangun Riau dengan cara konvensional. Kita dihadapkan pada sejumlah tantangan, mulai dari ketimpangan antarwilayah, pelayanan dasar yang belum optimal, tekanan terhadap lingkungan hidup, hingga ketergantungan pada sektor-sektor ekonomi primer," ujar Wahid saat membuka Musrenbang di Gedung Daerah Balai Serindit, Senin (30/6/2025).

Menurutnya, pembangunan yang akan dilakukan tidak hanya menyentuh aspek ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga akan menitikberatkan pada dimensi sosial, budaya, lingkungan, dan pemerataan pembangunan antarwilayah.

"Visi besar kita dalam RPJMD 2025–2029 adalah 'Riau Bedelau'—sebuah cita-cita menjadikan Riau sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai budaya Melayu, dinamis, ekologis, religius, dan maju," jelasnya.

Ia juga menyoroti peluang ekonomi dari komitmen daerah dalam penurunan emisi karbon sebesar 200 ribu ton per tahun. Jika dikalkulasikan dengan nilai pasar sekitar USD 20 per ton, potensi pendapatan daerah bisa mencapai Rp4 triliun per tahun.

"Langkah ini selaras dengan komitmen global dalam Paris Agreement. Negara maju punya tanggung jawab mendukung kita, dan pengelolaan hutan serta lahan harus menjadi bagian dari strategi ekonomi hijau," katanya.

Wahid pun memahami kondisi fiskal yang dihadapi oleh para kepala daerah saat ini, namun ia optimistis situasi tersebut dapat membaik. Ia ingin agar seluruh masyarakat Riau, baik yang tinggal di wilayah pesisir maupun pedalaman, dapat merasakan hasil pembangunan secara adil.

"Mari kita jadikan dokumen RPJMD ini sebagai panduan bersama untuk aksi nyata, bukan hanya sebagai tumpukan rencana di atas kertas. Saya ingin pembangunan di Riau dilakukan secara inklusif, terarah, dan berkelanjutan," tutup Gubernur Wahid. (Nab)