PLTA Koto Panjang Waspadai Penurunan Elevasi Air, Turbin Siap Dikurangi


Senin, 23 Juni 2025 - 18:01:12 WIB
PLTA Koto Panjang Waspadai Penurunan Elevasi Air, Turbin Siap Dikurangi

RIAUIN.COM – Waduk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang di Kabupaten Kampar menunjukkan penurunan volume air secara bertahap. Meski begitu, aktivitas turbin pembangkit masih berjalan seperti biasa.

Manajer Unit Layanan PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, mengungkapkan bahwa ketinggian permukaan air waduk tercatat berada di angka 80,40 meter di atas permukaan laut (mdpl) pada Minggu (22/6/2025) pukul 14.00 WIB.

Level ini mengalami penurunan 11 cm dibandingkan data pada Minggu (15/6), dan kini berada di kisaran Low Water Level (LWL).

Debit air keluar (outflow) saat ini sebesar 111,33 meter kubik per detik (m³/s), sebanding dengan debit air masuk (inflow). Meski terjadi penyusutan, penurunan debit air selama musim kemarau ini belum tergolong drastis.

Menurut Dhani, ketiga unit turbin masih berfungsi optimal. "Saat ini pembangkit beroperasi normal. Masing-masing unit masih mampu mencapai beban penuh 38 MW," jelasnya dikutip dari Tribunpekanbaru.

Operasi turbin disesuaikan dengan instruksi dari Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (UIP3BS).

Ia menambahkan, jika elevasi air terus turun hingga berada di kisaran 76–77 mdpl, maka beberapa turbin harus dihentikan sementara. "Pada ketinggian 73,5 mdpl, PLTA sudah tidak bisa beroperasi," ujarnya.

Selama seminggu terakhir, PLTA Koto Panjang mengoperasikan 1–2 unit turbin dengan daya 20–30 MW pada jam-jam di luar beban puncak. Sementara itu, pada saat beban puncak, tiga unit diaktifkan dengan daya hingga 38 MW.

"Penyesuaian dilakukan sesuai kebutuhan sistem kelistrikan Sumatera," tutupnya. (*)