Cuaca Cerah Berawan di Riau, BMKG Peringatkan Hujan Lokal Sabtu Malam


Sabtu, 14 Juni 2025 - 11:25:51 WIB
Cuaca Cerah Berawan di Riau, BMKG Peringatkan Hujan Lokal Sabtu Malam

Ilustrasi

RIAUIN.COM – Warga Riau yang merencanakan kegiatan malam minggu bersama keluarga atau sahabat disarankan untuk tetap memperhatikan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru.

Menurut BMKG, kondisi cuaca di Riau pada Sabtu, 14 Juni 2025, umumnya akan cerah hingga cerah berawan. Namun, potensi hujan ringan bersifat lokal masih ada, terutama pada sore hingga malam hari, sehingga masyarakat diimbau tetap waspada.

Yudhistira, prakirawan BMKG Pekanbaru, menginformasikan bahwa pagi hari diprediksi akan berlangsung dalam kondisi udara kabur hingga cerah berawan. Memasuki siang dan sore hari, cuaca cenderung tetap cerah, meski ada peluang hujan ringan yang bersifat lokal di beberapa daerah, seperti Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Bengkalis, Pelalawan, serta Dumai.

“Pada malam hari, cuaca diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan juga mungkin terjadi secara lokal di wilayah Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Kuantan Singingi. Bagi masyarakat yang memiliki agenda luar ruangan di malam hari, sebaiknya mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan hujan,” ungkap Yudhistira.

Dini hari nanti, cuaca diprediksi kembali cerah berawan dengan udara cenderung kabur. Tidak ada peringatan dini yang dikeluarkan BMKG untuk hari ini karena potensi cuaca ekstrem tergolong nihil.

Suhu udara di wilayah Riau diperkirakan berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan 53–99 persen. Angin berembus dari arah tenggara ke barat dengan kecepatan antara 10 sampai 30 km/jam.

Sementara itu, kondisi laut di sekitar perairan Riau masih aman dengan tinggi gelombang antara 0,5 hingga 1,25 meter, menurut BMKG.

BMKG juga melaporkan adanya 103 titik panas di wilayah Sumatera berdasarkan pantauan satelit hingga pukul 23.00 WIB. Di antaranya, Provinsi Riau tercatat memiliki 13 titik panas yang tersebar di berbagai daerah: Dumai (3 titik), Kuantan Singingi (1), Pelalawan (1), Rokan Hilir (1), Rokan Hulu (5), Indragiri Hilir (1), dan Indragiri Hulu (1).

Yudhistira mengingatkan, keberadaan hotspot ini harus menjadi perhatian khusus, mengingat potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat terjadi.

“Kami sangat berharap masyarakat tidak membakar lahan dalam bentuk apa pun. Ini penting demi mencegah karhutla dan menjaga kualitas udara,” tambahnya.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi terbaru terkait cuaca dan titik panas melalui saluran resmi BMKG, terutama bagi yang memiliki rencana beraktivitas di luar rumah malam ini. (Nab)