Riau Siapkan Lima Sekolah Baru, Proses Sertifikasi Lahan Dipercepat


Sabtu, 14 Juni 2025 - 08:42:34 WIB
Riau Siapkan Lima Sekolah Baru, Proses Sertifikasi Lahan Dipercepat

RIAUIN.COM – Pemerintah Provinsi Riau telah memperoleh persetujuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) untuk membangun lima Unit Sekolah Baru (USB) pada tahun ajaran mendatang. Saat ini, tahap verifikasi teknis dan administrasi tengah berlangsung sebagai bagian dari persiapan pembangunan.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, mengungkapkan bahwa kelima sekolah tersebut akan didirikan di beberapa daerah di Riau, dengan prioritas awal di Kota Pekanbaru, Kabupaten Pelalawan, dan Kepulauan Meranti. Namun, lokasi final masih akan disesuaikan berdasarkan kesiapan lahan dan kelengkapan dokumen pendukung.

"Kita telah menerima konfirmasi dari Dikdasmen untuk pembangunan lima USB, dan sekarang sedang dalam proses verifikasi," ujar Erisman dalam acara penandatanganan Pakta Integritas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2025/2026 di Balai Serindit, Jumat (13/6/2025).

Menurutnya, tantangan utama pembangunan sekolah baru terletak pada pemenuhan syarat lahan. Kementerian menetapkan bahwa lokasi pembangunan harus memiliki luas minimal 7.000 meter persegi dengan status hukum kepemilikan yang sah. Sayangnya, banyak aset tanah milik pemerintah daerah belum bersertifikat atau tidak mencukupi secara luas.

"Tanah seluas itu yang sudah bersertifikat dan tercatat sebagai aset daerah masih jarang ditemukan," jelasnya.

Dinas Pendidikan Provinsi Riau kini aktif menjalin koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota guna menyiapkan lokasi yang sesuai. Dua wilayah yang telah merespons secara positif adalah Kabupaten Bengkalis dan Indragiri Hilir, meskipun lahan yang ditawarkan masih berstatus SKGR (Surat Keterangan Ganti Rugi).

"Pemda Bengkalis dan Indragiri Hilir sudah melaporkan ketersediaan lahan, dan mereka berkomitmen mempercepat proses konversi menjadi sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB)," lanjut Erisman.

Program pembangunan USB ini diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan ruang belajar yang semakin tinggi, terutama di wilayah dengan pertumbuhan jumlah siswa yang pesat. Selain itu, langkah ini juga ditujukan untuk memperluas akses pendidikan yang merata dan berkualitas.

Di samping proyek USB, Kementerian Dikdasmen juga telah menyetujui program revitalisasi infrastruktur pendidikan di Riau. Sebanyak 25 SMA, 35 SMK, dan 1 SLB akan menerima perbaikan dan peningkatan fasilitas secara menyeluruh.

“Revitalisasi akan dilakukan melalui dua skema, yakni swakelola langsung dari kementerian ke sekolah, serta melalui APBN yang dialokasikan lewat DAU dan sudah tercantum dalam APBD kita,” paparnya.

Erisman menyampaikan harapannya agar proses verifikasi lahan dan dokumen administratif segera rampung, sehingga pembangunan dapat dimulai sesuai jadwal. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam merealisasikan program pendidikan ini.

"Semoga semua persyaratan yang diminta bisa segera kita penuhi dan pembangunan dapat segera dilaksanakan," tutupnya. (Nab)