Antusiasme Warga Tinggi, Lebih dari 3.000 Orang Daftar Program Gigi Palsu Gratis Pemko Pekanbaru


Rabu, 11 Juni 2025 - 12:03:32 WIB
Antusiasme Warga Tinggi, Lebih dari 3.000 Orang Daftar Program Gigi Palsu Gratis Pemko Pekanbaru

RIAUIN.COM – Program pemasangan gigi palsu gratis yang digagas Pemerintah Kota Pekanbaru disambut antusias oleh masyarakat. Hingga penutupan pendaftaran pada 5 Juni 2025 lalu, tercatat sebanyak 3.310 warga telah mendaftarkan diri.

Seluruh pendaftar akan menjalani tahap skrining terlebih dahulu untuk menentukan kelayakan menerima layanan ini. Jika ditemukan kondisi yang tidak memungkinkan, seperti gigi berlubang yang belum dicabut, maka mereka tidak bisa mengikuti program tersebut.

“Misalnya ada gigi lain yang harus dicabut terlebih dahulu, maka tidak bisa langsung ikut program ini. Target kita, semua pemasangan harus selesai sebelum 23 Juni 2025,” ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru, dr Fira Septiyanti, Selasa (10/6/2025).

Masyarakat yang telah mendaftar diminta datang ke Puskesmas sesuai domisili atau pilihan saat pendaftaran daring untuk menjalani pemeriksaan oleh dokter gigi.

Jika lolos pemeriksaan dan tidak memiliki kontraindikasi, pembuatan gigi palsu akan segera dilakukan. Namun jika ditemukan kondisi medis lain yang menghambat, peserta tidak bisa mengikuti program gratis ini.

“Kalau lolos skrining dan tidak ada kendala, langsung diproses. Tapi kalau ada masalah medis, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, atau gigi lain yang bermasalah, maka tidak bisa dilanjutkan,” jelas Fira.

Ia menambahkan, layanan pembuatan gigi palsu tetap tersedia lewat BPJS Kesehatan, namun bisa dikenakan biaya tambahan sesuai ketentuan. Sementara untuk program khusus ini, seluruh biaya ditanggung pemerintah hingga batas waktu yang ditentukan.

“Dalam program ini semua gratis, tapi hanya berlaku sampai 23 Juni 2025,” tegasnya.

Sebagai informasi, program ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-241 Kota Pekanbaru. Pemerintah menyediakan kuota untuk 1.000 warga tanpa batasan usia, asalkan ber-KTP Pekanbaru dan belum pernah memiliki gigi palsu sebelumnya.

Prioritas diberikan kepada warga yang tidak memiliki kontraindikasi medis terhadap pemasangan gigi palsu.

“Skrining sangat penting untuk memastikan kondisi peserta. Kami tidak bisa lanjutkan proses jika ditemukan penyakit penyerta atau masalah pada gigi lainnya,” tutupnya. (Nab)