Perdana, Program SUDARA BNPT Digelar di Tanjung Selor


Rabu, 04 Juni 2025 - 14:30:39 WIB
Perdana, Program SUDARA BNPT Digelar di Tanjung Selor

RIAUIN.COM— Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) menggelar program Suara Damai Nusantara (SUDARA) perdana di Aula Kantor Gubernur Kalimantan Utara, Tanjung Selor, Selasa (4/6). Kegiatan ini merupakan pendekatan pencegahan lunak (soft approach) terhadap penyebaran paham radikalisme dan intoleransi di kalangan generasi muda.

SUDARA menyasar pelajar tingkat SMP, SMA/sederajat, serta mahasiswa untuk aktif berpartisipasi dalam gerakan budaya damai yang interaktif dan edukatif. Sebanyak 20 tim mengikuti lomba ekspresi seni, dengan 100 peserta lainnya hadir sebagai penonton dan pendukung.

Mengusung tema “Barisan Cinta: Bangkitkan Rasa Solidaritas Anak Nusantara – Ciptakan Indahnya Toleransi dan Tanamkan Jiwa Integritas serta Tanggung Jawab sebagai Karakter Utama Penerus Bangsa”, kegiatan ini bertujuan membumikan nilai-nilai toleransi, saling menghargai, dan semangat kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Program SUDARA hadir sebagai respons terhadap meningkatnya radikalisasi di kalangan pelajar dan mahasiswa. Fenomena ini dipicu oleh lemahnya literasi digital, terbatasnya ruang ekspresi damai, serta minimnya dialog lintas budaya. Sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, kegiatan ini menitikberatkan pada pembangunan karakter, ketahanan nasional, dan partisipasi rakyat dalam menjaga harmoni bangsa.

Gubernur Kalimantan Utara melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Datu Iqro Ramadhan, menyampaikan apresiasi atas program tersebut.

“Ini merupakan langkah strategis yang menyentuh akar persoalan. Melalui budaya dan seni, kita mengajak generasi muda mencintai tanah air, menghargai perbedaan, serta membangun daya tangkal terhadap provokasi ekstrem,” ungkap Datu Iqro.

Ia menambahkan, anak-anak masa kini rentan terhadap paparan ideologi kekerasan yang disebarkan lewat tayangan konflik dan minimnya literasi digital.

“Ini tantangan serius yang harus kita hadapi bersama. Peran orang tua sangat penting dalam mengontrol dan mendampingi anak-anak di era digital ini,” tegasnya.

Sementara itu, Subkoordinator Penelitian dan Evaluasi BNPT, Teuku Fauzansyah, menekankan pentingnya karakter kuat pada pemuda sebagai fondasi bangsa.

“Pemuda berkarakter adalah mereka yang memiliki moral dan kinerja baik, beriman, bertakwa, bertanggung jawab, serta bekerja keras, cerdas, dan ikhlas dalam menyelesaikan tugas,” katanya.

Ketua FKPT Kalimantan Utara, Rano Liling, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah cerdas dalam membangun kesadaran toleransi sejak dini.

“Melalui kegiatan ini, pelajar dan mahasiswa didorong untuk memahami dan menghargai keberagaman agama, budaya, serta membekali mereka dengan sikap kritis terhadap narasi kekerasan, hoaks, dan ujaran kebencian, khususnya di ruang digital,” ujar Rano.

Program SUDARA mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, dinas pendidikan, serta pelaku budaya dan komunitas kreatif lokal. Kegiatan ini akan berlangsung di 36 FKPT seluruh Indonesia sepanjang tahun 2025, hasil kolaborasi BNPT dan FKPT. -rls