Desa Pasir Ringgit Ambil Alih Pengelolaan Pasar, Preman Dicopot, PAD Siap Ditingkatkan


Rabu, 28 Mei 2025 - 22:47:23 WIB
Desa Pasir Ringgit Ambil Alih Pengelolaan Pasar, Preman Dicopot, PAD Siap Ditingkatkan

RIAUIN.COM- Setelah lebih dari satu dekade tak memberi kontribusi bagi kas desa, pengelolaan Pasar Rakyat Desa Pasir Ringgit, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), akhirnya resmi diambil alih pemerintah desa. Langkah ini diambil demi meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) dan menghentikan dominasi oknum tak bertanggung jawab.

Pemerintah Desa Pasir Ringgit resmi membentuk kepengurusan baru untuk pengelolaan Pasar Rakyat yang selama ini dinilai tidak jelas arah pengelolaannya. Diduga sejak tahun 2012, pasar tersebut dikuasai oleh oknum preman yang mengatasnamakan warga, tanpa kejelasan struktur dan manajemen keuangan, hingga desa tidak pernah menerima setoran PAD.

Pembentukan kepengurusan baru itu diputuskan dalam musyawarah desa yang digelar di gedung serbaguna Desa Pasir Ringgit pada Rabu (28/05/2025). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Pasir Ringgit, Sumarji, bersama jajaran perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Bhabinkamtibmas, serta tokoh masyarakat setempat.

Meski sempat berlangsung alot akibat perdebatan antara pihak pemerintah desa dengan pengurus pasar lama, namun akhirnya kesepakatan tercapai. Pemerintah desa secara resmi membubarkan kepengurusan lama dan membentuk struktur baru yang lebih transparan dan akuntabel.

Kepala Desa Pasir Ringgit, Sumarji, menegaskan bahwa pengambilalihan ini bukan untuk memusuhi siapapun, melainkan demi kepentingan masyarakat luas dan masa depan desa. “Sudah terlalu lama desa tidak menerima kontribusi dari pasar ini. Dengan pengelolaan baru, kita harapkan PAD bisa meningkat dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh warga,” kata Sumarji.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru, pemerintah desa berencana untuk menata ulang sistem retribusi, memperbaiki sarana pasar, serta membuat laporan keuangan secara rutin dan terbuka. Langkah ini mendapat dukungan dari masyarakat yang hadir dalam musyawarah. -rls