Dispusip Riau Cari Duta Baca 2025, Ajak Kaum Muda Jadi Pelopor Literasi


Rabu, 28 Mei 2025 - 18:46:51 WIB
Dispusip Riau Cari Duta Baca 2025, Ajak Kaum Muda Jadi Pelopor Literasi

Kepala Dispusip Riau Mimi Yuliani Nazir

RIAUIN.COM – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Provinsi Riau membuka peluang bagi anak muda Riau untuk ambil bagian dalam Pemilihan Duta Baca Provinsi Riau Tahun 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif berkelanjutan dalam menciptakan generasi yang cerdas, literat, dan siap menyongsong masa depan Riau Bedelau.

Program ini terbuka bagi Warga Negara Indonesia berusia 18 sampai 35 tahun yang tinggal di wilayah Riau dan memiliki minat besar terhadap dunia literasi, terutama yang aktif dalam kegiatan membaca maupun komunitas literasi.

Kepala Dispusip Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengajak para pemuda untuk tidak melewatkan kesempatan ini.

“Ajang ini bukan hanya mencari sosok panutan dalam bidang literasi, tapi juga sebagai langkah konkret untuk menanamkan budaya membaca di tengah masyarakat Riau,” ujarnya pada Selasa (27/5/2025).

Ia menambahkan, “Kami ingin melihat anak muda Riau tampil sebagai penggerak literasi yang mampu membawa perubahan positif di lingkungan mereka.”

Pendaftaran untuk ajang ini telah dibuka sejak 22 Mei dan akan ditutup pada 14 Juni 2025. Informasi lengkap serta petunjuk teknis dapat diakses melalui tautan bit.ly/juknisdutabacariau2025, sedangkan pendaftaran dilakukan di bit.ly/dutabacariau2025.

Rangkaian seleksi dimulai dari tahap administrasi yang hasilnya diumumkan pada 17 Juni. Selanjutnya, peserta akan mengikuti ujian tertulis pada 19 Juni di Perpustakaan Soeman HS, lalu presentasi dan sesi wawancara pada 25 Juni 2025.

Pemenang akan diumumkan pada hari yang sama dengan seleksi akhir. Selain mendapatkan piala, piagam, dan selempang, tiga finalis terbaik akan menerima hadiah uang tunai masing-masing sebesar Rp5 juta, Rp4 juta, dan Rp3 juta (sebelum pajak).

Mimi berharap program ini dapat menjadi sarana untuk menginspirasi lebih banyak orang dalam membangun budaya literasi yang kuat dan berkelanjutan di Riau. (*)