KPMDI Bekali Santriwati dengan Ilmu Cegah Kekerasan Seksual dan Keterampilan Usaha


Ahad, 25 Mei 2025 - 22:13:41 WIB
KPMDI Bekali Santriwati dengan Ilmu Cegah Kekerasan Seksual dan  Keterampilan Usaha

 Pimpinan Pusat Korps Perempuan Majelis Dakwah Islamiyah (PP KPMDI) berfoto bersama peserta kegiatan peningkatan kapasitas santriwati bertema "Muslimah Berdaya, Santun,  dan Terampil" di Pondok Pesantren Minhajurrasyidin, Pondok Gede, Jakarta Timur, Minggu (25/5/2025). | Foto : ist, Azimah

RIAUIN.COM- Pimpinan Pusat Korps Perempuan Majelis Dakwah Islamiyah (PP KPMDI) menggelar kegiatan peningkatan kapasitas santriwati bertema "Muslimah Berdaya, Santun,  dan Terampil" di Pondok Pesantren Minhajurrasyidin, Pondok Gede, Jakarta Timur, Minggu (25/5/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Milad ke-47 Majelis Dakwah Islamiyah  (MDI).

Kegiatan tersebut bertujuan membekali santriwati dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi tantangan zaman, termasuk dalam melindungi diri dari kekerasan seksual dan  membangun kemandirian ekonomi. Ketua Umum PP KPMDI, Dr Marlinda Irwanti Poernomo MSi mengatakan, kegiatan ini  merupakan bentuk nyata kepedulian KPMDI terhadap keselamatan dan masa depan perempuan muslimah.  

"Kami berharap program ini menjadi model yang dapat direplikasi di berbagai pondok pesantren di Indonesia," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut sebanyak 80 santriwati tingkat SMP dan SMA mengikuti kegiatan tersebut. Mereka mendapat  materi dari sejumlah narasumber, antara lain Azimah Subagijo yang mengangkat isu kekerasan  seksual.

"Santriwati harus berani bicara. Iman dan ilmu adalah bekal penting untuk melawan  kekerasan. Jangan biarkan ketakutan membungkam kebenaran," tegasnya.  Sementara itu, Fifi Luthfiah membimbing peserta mengenai etika dan estetika busana muslimah.  "Busana yang santun mencerminkan ketaatan dan identitas muslimah sejati," jelasnya. 

Adapun pelatihan keterampilan diisi oleh Siti Ubaidah yang memberikan praktik membuat abon sebagai upaya menanamkan semangat wirausaha. "Kemandirian bisa dimulai sejak dini, bahkan dari dapur pesantren," katanya.

Pada ksempatan tersebut, PP KPMDI juga memberikan penghargaan kepada pihak pesantren yang diwakili oleh Ujang Saepudin ST S PdI, sekretaris Pondok Pesantren Minhajurrasyidin. Ujang mengucapkan terimakasih atas Kerjasama PP KPMDI dengan Pondok Pesantren Minhajurrasyidin atas terselenggaranya kegiatan peningkatan kapasitas untuk para santriwati ini. 

“Kami selaku perwakilan Pondok Pesantren Minhajurrasyidin juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya, karena PP KPMDI telah bersedia memberikan peningkatan kapasitas kepada santriwati kami dengan ilmu dan pengetahuan yang sangat bermanfaat untuk diri mereka sekarang maupun di masa yang akan datang,” ujar Ujang.

Selain itu, panitia juga membagikan doorprize menarik kepada para peserta yang disambut antusias oleh para peserta.

Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari langkah Panjang KPMDI dalam mewujudkan pesantren yang ramah perempuan dan produktif. Kegiatan ini kemudian ditutup dengan ikrar bersama para peserta untuk berani dan cerdas menjaga diri dan kehormatan sesuai ajaran Islam, menolong teman yang mrenjadi korban pelecehan seksual, serta berani berkata “Tidak”pada tindakan yang tidak pantas, dan akan melaporkan jika melihat dan mengalami kekerasan. rls, vie