Workshop BRK Syariah Dinilai Bermanfaat, Pengurus KUD: Banyak Ilmu yang Didapat


Ahad, 25 Mei 2025 - 19:42:56 WIB
Workshop BRK Syariah Dinilai Bermanfaat, Pengurus KUD: Banyak Ilmu yang Didapat

Ketua KUD dari 25 koperasi dan Poktan mitra BRK Syariah berfoto bersama saat mengikuti workshop dan pendampingan pengelolaan serta percepatan penyaluran dana PSR yang digelar BRK Syariah di Medan, belum lama ini. | Foto : hms BRKS

RIAUIN.COM – Workshop dan pendampingan pengelolaan serta percepatan penyaluran dana Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang digelar Bank Riau Kepri (BRK) Syariah sukses dilaksanakan di Medan, Sumatera Utara. Kegiatan ini diikuti oleh 25 pengurus Koperasi Unit Desa (KUD) dan Kelompok Tani (Poktan) mitra BRK Syariah, dan dinilai sangat bermanfaat oleh para peserta.

Workshop ini merupakan agenda rutin Divisi MKM BRK Syariah yang bertujuan menambah wawasan dan pemahaman para pekebun terkait proses pembibitan sawit hingga prosedur penyaluran dana PSR.

Salah satu peserta, Hadiyanto dari Koperasi Makarti Jaya Kabupaten Rokan Hulu, menyampaikan apresiasinya. Dia menilai kegiatan ini sangat membantu koperasi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan kebun kelapa sawit.

“Lewat kegiatan ini kami mendapat banyak ilmu baru, terutama soal budidaya sawit yang benar. Selama ini mungkin ada perlakuan kami terhadap kebun yang kurang tepat. Sekarang kami tahu bagaimana mengelola kebun, memilih bibit unggul, hingga proses pemanenan yang sesuai standar. Semua ini demi meningkatkan produksi dan kesejahteraan anggota koperasi,” ungkapnya.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada BRK Syariah yang telah memfasilitasi keikutsertaan pengurus koperasi dalam workshop ini.

“Masalah yang kami hadapi di lapangan bisa langsung kami tanyakan dan dapat solusi. Setelah ini, kami akan menyampaikan ilmu yang didapat ke seluruh anggota kelompok tani agar pengelolaan kebun semakin baik,” tambahnya.

Hadiyanto juga mengungkapkan bahwa kemitraan dengan BRK Syariah sangat membantu koperasi, termasuk dalam hal pendanaan. Saat bank lain enggan menambah dana pendamping, hanya BRK Syariah yang bersedia menutupi seluruh kekurangan biaya.

“Kontribusi BRK Syariah sangat besar. Kami juga mendapatkan berbagai fasilitas seperti pinjaman KUR, layanan tabungan, mesin EDC, hingga menjadi agen bank. Semua ini memudahkan petani dalam bertransaksi secara digital,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Rudi Darmawan dari Koperasi Produsen Hasrat Jaya Pagaruyung, Kabupaten Kampar. Ia juga mengapresiasi BRK Syariah yang telah memberi kesempatan mengikuti pelatihan ini.

“Kami belajar banyak, mulai dari proses pembenihan hingga pentingnya menggunakan bibit unggul. Ini penting agar hasil panen maksimal. Kami berharap kemitraan ini terus berlanjut,” ujarnya.

Ia menambahkan, semua informasi yang didapat dari workshop akan disampaikan kembali kepada anggota kelompok tani, terutama terkait pemilihan bibit sawit berkualitas.

“Ilmu ini akan kami bagikan dalam rapat koperasi agar petani paham pentingnya menanam bibit unggul,” sebutnya.

Rudi juga menyampaikan bahwa manfaat dari kemitraan dengan BRK Syariah sudah dirasakan sejak sebelum program replanting berjalan.

“Alhamdulillah, kami sudah bermitra hampir 20 tahun. Mulai dari sebelum replanting hingga kini sawit kami mulai berbuah, BRK Syariah selalu hadir membantu,” tutupnya. -inf