Jelang Idul Adha, Riau Perketat Masuknya Hewan Kurban dari Luar Daerah


Senin, 19 Mei 2025 - 09:41:49 WIB
Jelang Idul Adha, Riau Perketat Masuknya Hewan Kurban dari Luar Daerah

Ilustrasi

RIAUIN.COM – Menyambut Hari Raya Iduladha 1446 H, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit hewan kurban, khususnya dari luar provinsi.

Kenaikan permintaan hewan kurban, terutama yang didatangkan dari wilayah seperti Sumatra Utara dan Lampung, mendorong Pemprov Riau memperketat pengawasan kesehatan hewan. Semua ternak yang masuk diwajibkan membawa Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) sebagai bukti telah melalui pemeriksaan di daerah asal.

“Kami minta semua pihak, baik peternak, penjual, maupun pembeli, memastikan setiap hewan kurban dilengkapi SKKH. Ini penting agar hewan yang masuk ke Riau benar-benar sehat,” kata Heri Afrizon, Kepala Bidang Agribisnis Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Riau, Minggu (18/5/2025).

Selain SKKH dari daerah asal, pemeriksaan lanjutan akan dilakukan oleh petugas di perbatasan pintu masuk hewan. Pemeriksaan ini meliputi tes darah untuk mendeteksi tiga penyakit utama: Lumpy Skin Disease (LSD), Jembrana, dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Penyakit-penyakit ini sangat berbahaya dan mudah menular. Kami tidak ingin ada kelalaian yang bisa merugikan peternak dan konsumen,” lanjut Heri.

Dinas PKH Riau juga segera mengerahkan tim lapangan untuk mengawasi langsung distribusi hewan kurban. Penugasan resmi tengah diproses dan diperkirakan selesai pekan ini, sebelum para petugas diterjunkan ke lokasi-lokasi penting.

Langkah antisipatif ini diambil demi menjamin hewan kurban yang disembelih masyarakat tidak hanya sesuai syariat, tapi juga memenuhi standar kesehatan.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu menanyakan SKKH saat membeli hewan kurban. Ini bagian dari perlindungan bersama,” tutupnya.

Dengan pengawasan ketat ini, Pemprov Riau berharap perayaan Iduladha dapat berlangsung lancar, aman, dan terbebas dari wabah penyakit hewan. (Nab)