Pekanbaru Siap Jalankan Sekolah Rakyat, 50 Siswa Terpilih di Tahap Awal


Sabtu, 17 Mei 2025 - 17:44:03 WIB
Pekanbaru Siap Jalankan Sekolah Rakyat, 50 Siswa Terpilih di Tahap Awal

RIAUIN.COM – Pemerintah Kota Pekanbaru menyatakan kesiapannya dalam mengimplementasikan Program Sekolah Rakyat, sebuah program pendidikan gratis berasrama yang digagas oleh pemerintah pusat untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Kesiapan tersebut disampaikan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota (Pj Sekdako) Pekanbaru, Dr Tr H Zulhelmi Arifin S.STP M.Si, usai memimpin rapat terkait penerimaan siswa baru Sekolah Rakyat tahun ajaran 2025/2026 pada Jumat (16/5/2025).

Pertemuan ini berlangsung di ruang rapat lantai 4, Gedung Utama Kompleks Perkantoran Walikota Tenayan Raya. Hadir dalam rapat antara lain Asisten I Pemerintahan dan Kesra Masykur Tarmizi S.STP M.Si, Kadis Sosial Dr H Idrus M.Ag, serta Sekretaris Dinas Pendidikan Vemi Herliza S.STP MH.

Zulhelmi menyampaikan, pada tahap awal program ini, sebanyak 50 siswa akan diterima. Selain itu, disiapkan pula cadangan sebanyak 10 persen atau lima orang. “Jadi totalnya ada 55 calon peserta didik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pekanbaru, Idrus, menambahkan kemungkinan jumlah peserta ditingkatkan menjadi 100 orang jika diminta. “Yang pasti untuk saat ini baru 50. Tapi kalau dibutuhkan 100, kami siap karena datanya sudah kami kumpulkan,” jelasnya.

Menurut Idrus, 55 calon siswa tersebut telah melewati proses seleksi dan penilaian (assessment) dari berbagai aspek. Data awal dari Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbudristek menunjukkan terdapat 7.315 anak di Pekanbaru yang termasuk dalam sasaran program Sekolah Rakyat untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

Namun untuk tahap pertama, hanya jenjang SMP yang dibuka di wilayah Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau, dengan sekitar 4.300 anak usia 12–15 tahun yang tercatat.

Dinas Sosial kemudian melakukan verifikasi lapangan dengan mengunjungi rumah calon siswa untuk memastikan kelayakan mereka. Dari hasil verifikasi itu, ditemukan 410 anak yang memenuhi kriteria. Sebanyak 131 di antaranya menyatakan persetujuan secara lisan dan 72 memberikan persetujuan tertulis, yang kemudian bertambah menjadi 79 orang.

“Karena jumlah yang bersedia melebihi kuota, dilakukan seleksi lebih lanjut hingga diperoleh 50 siswa utama dan 5 cadangan,” jelas Idrus.

Siswa yang terpilih akan mengikuti pendidikan berasrama di Sentra Abiseka, Kecamatan Rumbai. “Sistemnya boarding school dan semua fasilitasnya gratis,” tambahnya.

Sekolah Rakyat dirancang untuk jenjang SD hingga SMA, ditujukan bagi anak-anak miskin, dan merupakan bagian dari strategi nasional dalam pengentasan kemiskinan ekstrem sebagaimana tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) No 8 Tahun 2025. (Nab)