JCH ASN Pekanbaru Dilepas, Walikota Titip Pesan Mental dan Fisik


Jumat, 02 Mei 2025 - 15:06:41 WIB
JCH ASN Pekanbaru Dilepas, Walikota Titip Pesan Mental dan Fisik

RIAUIN.COM – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, memberikan ucapan selamat dan doa kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini. Ia menyebut ibadah haji sebagai anugerah istimewa dari Allah SWT yang tidak semua umat Islam bisa rasakan.

“Atas nama Pemko Pekanbaru, saya ucapkan selamat kepada Bapak dan Ibu sekalian yang mendapat undangan suci ini dari Allah. Ini adalah panggilan yang sangat luar biasa,” ucap Agung saat melepas keberangkatan jemaah calon haji (JCH) dari kalangan ASN di kediaman Wali Kota, Kamis (1/5/2025).

Agung berharap seluruh jemaah diberikan kekuatan fisik dan mental selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Meski dirinya dan istri sejatinya dijadwalkan berhaji tahun ini, ia memilih menundanya karena merasa bertanggung jawab atas kondisi infrastruktur di Pekanbaru yang masih belum optimal.

“Saya dan istri sebenarnya terdaftar untuk berangkat haji tahun ini, namun saya merasa belum waktunya. Masih banyak pekerjaan rumah seperti jalan rusak dan persoalan banjir yang harus diselesaikan,” katanya.

Ia mengingatkan para jemaah untuk tidak menganggap ibadah haji sebagai perjalanan yang serba nyaman. Sebaliknya, jemaah diminta menyiapkan diri menghadapi tantangan fisik dan emosional yang mungkin terjadi selama pelaksanaan ibadah.

“Jangan beranggapan bahwa semua akan serba mudah. Ada kalanya kita harus tidur beralaskan batu atau kesulitan mencari makanan. Semua itu bagian dari ujian,” pesannya.

Wali kota juga menekankan pentingnya sikap saling membantu antarjemaah, terutama yang berasal dari Pekanbaru. Ia menyoroti kondisi cuaca ekstrem di Arab Saudi yang memerlukan perhatian khusus.

“Kalau ada yang kesulitan, bantu. Kita berasal dari kota yang sama, jadi harus saling menjaga dan peduli satu sama lain,” tambahnya.

Agung turut mengingatkan para perokok untuk mengurangi kebiasaan tersebut, khususnya saat menjalani wukuf di Arafah. Ia mengajak jemaah lebih fokus berdoa dan menjalani ibadah sesuai sunah, meski kondisi tidak selalu nyaman.

“Tidurlah di tempat terbuka di Muzdalifah walau berbatu. Semua itu bagian dari sunah dan harus dijalani dengan sabar,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Agung berharap tahun mendatang lebih banyak warga Pekanbaru bisa menunaikan ibadah haji. Ia juga menyoroti perlunya penambahan jumlah petugas haji dari daerah tersebut.

“Sekarang baru ada enam petugas dari seribuan jemaah. Semoga tahun depan kita bisa menambah minimal menjadi dua puluh orang,” harapnya.

Ia juga memohon doa agar langkah-langkah Pemko Pekanbaru diridhoi Allah SWT, dan semoga kota ini terus berkembang dan masyarakatnya semakin sejahtera. (Nab)