RIAUIN.COM - Dari sepuluh kabupaten dan kota di Provinsi Riau, sebagian besar telah menetapkan status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) untuk tahun 2025. Namun, dua daerah yang masih belum mengeluarkan keputusan tersebut adalah Kota Pekanbaru dan Kabupaten Rokan Hulu.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini status siaga belum resmi ditetapkan oleh pihaknya. Meski demikian, ia menegaskan bahwa persiapan antisipatif tetap berjalan.
"Kita belum menetapkan status siaga Karhutla. Tapi yang terpenting, seluruh persiapan sudah kita mulai sejak dini. Lebih baik bersiap sebelum kejadian daripada kewalahan saat kebakaran terjadi," ungkap Agung Nugroho, Rabu (30/4/2025).
Ia menyebutkan bahwa beberapa wilayah yang rawan kebakaran seperti Kecamatan Payung Sekaki, Rumbai, dan Rumbai Pesisir menjadi fokus utama pengawasan.
Sebagai langkah kesiapsiagaan, Pemkot Pekanbaru telah mengerahkan ribuan personel ke berbagai kecamatan untuk memantau sekaligus mencegah potensi Karhutla.
"Kita sudah siapkan petugas, perlengkapan, anggaran, dan instruksi teknis di lapangan. Kami juga mengajak masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar," tambah Agung. (Nab)