DKP Pekanbaru Tinjau Ketersediaan dan Harga Pangan Sembari Sosialisasikan SE Walikota


Jumat, 25 April 2025 - 17:57:26 WIB
DKP Pekanbaru Tinjau Ketersediaan dan Harga Pangan Sembari Sosialisasikan SE Walikota

RIAUIN.COM – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Pekanbaru melalui Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan melaksanakan kegiatan sosialisasi Surat Edaran (SE) Wali Kota Pekanbaru Nomor 28/SW/2023 tentang Peran Aktif Lembaga Distribusi Pangan dalam Mengendalikan Inflasi, pada Rabu (23/4/2025).

Kegiatan ini dirangkai dengan pemantauan langsung terhadap ketersediaan stok serta perkembangan harga bahan pangan pokok di dua pusat perbelanjaan modern di Pekanbaru, yakni Lotte Grosir di Jalan Soekarno Hatta dan Swalayan Budiman di Jalan Arifin Ahmad.

Kepala DKP Pekanbaru H. Maisisco melalui Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan, Dinal Husna, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemko dalam menjaga kestabilan harga dan memastikan kecukupan pasokan pangan guna mengendalikan laju inflasi.

"Dari hasil monitoring, secara umum pasokan pangan pokok masih mencukupi, meskipun ada beberapa komoditas yang pasokannya terbatas atau kosong," jelas Dinal.

Ia menambahkan bahwa sejumlah bahan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, daging ayam dan sapi, serta bawang dan cabai merah masih tersedia. Namun, produk Minyakita dilaporkan tidak tersedia dalam beberapa pekan terakhir karena harga distributor melebihi HET.

"Ketiadaan Minyakita disebabkan harganya dari distributor yang melebihi harga eceran tertinggi, sehingga lebih banyak yang menjual minyak goreng kemasan premium sebagai alternatif," lanjutnya.

Selain itu, stok beras SPHP juga mengalami kekosongan di Lotte Grosir, meskipun Swalayan Budiman masih memiliki sisa stok dari pembelian saat Ramadan lalu.

Harga sejumlah komoditas seperti beras, cabai, dan bawang pun tercatat fluktuatif dan pada beberapa titik melebihi HET yang ditetapkan.

Dinal mengapresiasi sikap kooperatif dari kedua pihak pengelola pusat perbelanjaan yang bersedia bekerja sama dalam pelaporan data stok dan harga bahan pangan ke TPID melalui DKP setiap bulan.

"Langkah ini sangat membantu pemerintah untuk mengamati kondisi pasar dan mengambil tindakan bila diperlukan, baik dari sisi ketersediaan maupun kestabilan harga," ujar Dinal.

Rencananya, kegiatan serupa akan diperluas ke lebih banyak pusat distribusi pangan di Kota Pekanbaru, guna memperkuat sistem pengawasan terhadap distribusi dan harga bahan pokok.

"Harapannya, para pelaku usaha bisa berkontribusi aktif mendukung pengendalian harga dan distribusi pangan di tengah tantangan inflasi," tutupnya.

Pada akhir kunjungan, dilakukan pula penyerahan dokumen kerja sama serta data harga dan stok terkini dari masing-masing lokasi.

Pihak Lotte Grosir dan Swalayan Budiman menyatakan kesiapan mereka dalam menyediakan data yang dibutuhkan oleh pemerintah guna memastikan kestabilan bahan pangan untuk masyarakat. (Nab)