Titik Api Belum Terdeteksi di Riau, BPBD Tetap Lakukan Antisipasi


Rabu, 23 April 2025 - 19:09:31 WIB
Titik Api Belum Terdeteksi di Riau, BPBD Tetap Lakukan Antisipasi

RIAUIN.COM – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, M. Edy Afrizal, mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum terdeteksi adanya titik api di wilayah Riau. Meskipun suhu udara mulai meningkat, curah hujan yang masih terjadi dinilai menjadi faktor utama nihilnya kebakaran.

“Sampai sekarang titik api di Riau masih belum muncul. Ini karena cuaca yang cukup sering turun hujan. Meski beberapa hari terakhir panas cukup terasa, alhamdulillah belum ada titik api yang muncul,” jelas Edy saat konferensi pers terkait prakiraan musim kemarau 2025 di Kantor Gubernur Riau, Rabu (23/4/2025).

Ia menambahkan bahwa BPBD telah menyiapkan sejumlah langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mulai dari apel siaga, aksi tanam pohon yang digagas oleh Kapolda, hingga kegiatan Karhutla Fun Run dan Jambore.

“Langkah mitigasi terus kami lakukan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Setelah Jambore nanti, kami juga akan menggelar rapat koordinasi skala nasional untuk meningkatkan kesiapsiagaan,” kata Edy.

BPBD Riau juga telah mengajukan permintaan kepada BNPB terkait penyediaan armada udara. Saat ini, tiga unit helikopter dinilai cukup, kecuali jika terjadi kebakaran besar.

“Kalau situasi berubah dan kebakaran meluas, tentu kita akan minta tambahan helikopter. Tapi kalau masih terkendali, tiga unit itu sudah memadai untuk patroli,” ujarnya.

Edy juga menyoroti tantangan yang kemungkinan dihadapi jika musim kemarau berlangsung panjang, yaitu lokasi kebakaran yang sulit dijangkau dan minimnya sumber air.

“Tahun ini, tantangan kita lebih pada akses menuju lokasi yang sulit dijangkau kendaraan dan minim sumber air. Hal ini tentu menyulitkan mobilisasi tim darat,” pungkasnya.

Berdasarkan informasi dari BMKG, musim kemarau tahun ini diperkirakan akan berlangsung secara normal tanpa penyimpangan signifikan. Harapannya, potensi bencana dapat dicegah dengan baik sesuai dengan prediksi yang ada. (Nab)