Rakernas FKPT Ke-XII Usung Tema Ikhlas Merajut Damai, Menggapai Indonesia Emas


Rabu, 23 April 2025 - 12:43:52 WIB
Rakernas FKPT Ke-XII Usung Tema Ikhlas Merajut Damai, Menggapai Indonesia Emas

Foto bersama Kepala BNPT, Komjen Pol Eddy Hartono SIK MH bersama  BNPT seperti Sekretaris Utama BNPT Bangbang Surono Ak MM, Deputi 1 Mayjen TNI Sudaryanto SE MHam, Brigjen Pol Tejo Wijanarko SIK, serta Direktur Pencegahan Prof Dr Irfan Idris MA, Rabu (23/4/2025). | Foto : ovie

RIAUIN.COM – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) kembali menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Ke-XII Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Vasaka, DKI Jakarta, selama lima hari, mulai 22 hingga 25 April 2025.

Mengusung tema “Ikhlas Merajut Damai, Menggapai Indonesia Emas”, Rakernas ini menjadi refleksi komitmen FKPT dalam memperkuat sinergi pencegahan terorisme berbasis pelibatan masyarakat. Tema tersebut juga mencerminkan semangat kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam menjaga keutuhan NKRI dari ancaman radikalisme dan terorisme yang terus berkembang, baik secara global, regional, maupun lokal.

FKPT merupakan forum daerah yang dibentuk BNPT sejak 2012, berperan sebagai mitra strategis dalam pelibatan masyarakat untuk menanggulangi radikalisme. Forum ini hadir di seluruh provinsi dan sejumlah kabupaten/kota, melibatkan tokoh lintas agama, budaya, pendidikan, media, perempuan, dan pemuda.

Tahun ini, Rakernas diikuti oleh 36 FKPT provinsi dan 3 FKPT kabupaten/kota, dengan lebih dari 50 peserta hadir secara langsung dan sekitar 300 orang mengikuti secara daring.

Soft Approach Jadi Pilar Utama

Dalam menghadapi tantangan terorisme yang kompleks, BNPT menekankan pendekatan soft approach sebagai strategi utama. FKPT, sebagai jaringan daerah BNPT, berperan penting dalam menjangkau kelompok rentan melalui pendekatan kultural dan lokalitas.

Rakernas FKPT Ke-XII ini menjadi ajang strategis untuk:

1. Memperbarui pemahaman terhadap dinamika terorisme terkini;

2. Mengevaluasi capaian program tahun sebelumnya;

3. Menyusun rencana kerja tahun 2025 yang adaptif dan berbasis data.

Setiap bidang dalam FKPT—agama, sosial-budaya, media, hukum, pendidikan, perempuan dan anak, serta pengkajian—mendiskusikan isu sektoral sesuai konteks lokal. Para peserta menyampaikan tantangan lapangan sekaligus merancang solusi berbasis kolaborasi lintas sektor.

Salah satu sorotan penting adalah pembahasan Indeks Potensi Radikalisme (IPR) dan Indeks Risiko Terorisme (IRT) sebagai dasar pengambilan kebijakan berbasis data.
Pelantikan dan Dialog Lintas Bidang

Kepala BNPT, Komjen Pol Eddy Hartono SIK MH, secara resmi melantik pengurus FKPT periode 2025–2027 pada pembukaan Rakernas, Rabu (23/4/2025). Dalam pidatonya, ia menegaskan pentingnya strategi kontra-radikalisasi yang berbasis kearifan lokal.

Rangkaian Rakernas mencakup:

1. Dialog pertukaran gagasan dan rapat komisi;

2. Pemutakhiran data IPR dan IRT;

3. Diskusi lintas bidang dengan tokoh agama, budayawan, akademisi, media, psikolog anak, musisi, hingga seniman;

4. Penetapan program kerja FKPT 2025 yang terukur dan akuntabel.

Rakernas ini menghadirkan narasumber dari internal BNPT seperti Sekretaris Utama BNPT Bangbang Surono Ak MM, Deputi 1 Mayjen TNI Sudaryanto SE MHam, Brigjen Pol Tejo Wijanarko SIK, serta Direktur Pencegahan Prof Dr Irfan Idris MA. Hadir pula praktisi dari berbagai bidang sebagai mitra BNPT.

Forum ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata konsolidasi nasional untuk memperkuat daya tahan bangsa terhadap radikalisme. Sinergi kebangsaan yang terbangun di Rakernas FKPT menjadi pondasi kuat menuju Indonesia yang aman, damai, dan tangguh. -rls, vie