RIAUIN.COM – Dalam rangka mendukung Gerakan Penanaman Satu Juta Pohon Matoa yang digagas oleh Kementerian Agama RI, Provinsi Riau turut ambil bagian dengan menanam sebanyak 18.540 bibit matoa dan 2.000 bibit pohon lainnya di 12 kabupaten/kota. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Bumi serta wujud nyata dari penerapan konsep ekoteologi.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Riau, H. Mulairdi, menyebutkan bahwa gerakan ini juga merupakan pelaksanaan dari pesan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, yang dijabarkan ke dalam program prioritas Kementerian Agama.
“Sebagai penghuni bumi, kita memiliki tanggung jawab untuk merawat dan melestarikan alam. Ini adalah bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo dan Wapres Gibran, yang dikemas dalam program ekoteologi Kemenag,” ungkapnya, Selasa (22/4/2025).
Ia berharap penanaman pohon matoa tidak hanya memberi dampak ekologis, tetapi juga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal di Riau. Menurutnya, kegiatan ini lebih dari sekadar menanam pohon, melainkan juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya penghijauan.
Mulairdi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam program ini dan berharap aksi ini bisa terus berjalan hingga 2030.
“Terima kasih atas peran semua pihak. Semoga gerakan ini bisa terus berlanjut dan memberi dampak besar bagi lingkungan kita,” tambahnya.
Aksi penanaman pohon ini dilaksanakan serentak secara nasional, dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar. Penanaman dilakukan di berbagai lokasi strategis seperti rumah ibadah, kantor Kemenag, madrasah, pesantren, kampus keagamaan, hingga asrama haji. Kegiatan ini turut melibatkan pemerintah daerah, tokoh lintas agama, serta berbagai organisasi keagamaan. (Nab)