Pertama di Indonesia, Jambore Karhutla Digelar di Riau, Gubri : Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan dan Bahaya Karhutla


Selasa, 22 April 2025 - 12:38:07 WIB
Pertama di Indonesia, Jambore Karhutla Digelar di Riau, Gubri : Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan dan Bahaya Karhutla

Gubri menjawab pertanyaan wartawan, usai pimpin apel kesiapan Jambore Karhutla.

RIAUIN.COM - Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid memimpin apel kesiapan penyelenggaraan Jambore Karhutla yang dilaksanakan di Provinsi Riau, 25 - 27 April 2025 mendatang.

Gubri mengungkapkan pentingnya kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kepedulian terhadap lingkungan serta ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang menjadi momok menakutkan setiap tahunnya di Riau.

"Jambore Karhutla pertama di Indonesia digelar di Riau. Tentu kita berharap kegiatan ini dapat mengedukasi masyarakat akan bahaya Karhutla," jelasnya, usai Apel Kesiapan Jambore Karhutla, Selasa (22/4/2025).

Pemerintah Provinsi Riau, lanjut Gubri, telah menetapkan status siaga Karhutla mulai 30 November 2025.

"Kita harus memahami ancaman dan mempersiapkan kapasitas kita dalam menangani Karhutla," jelasnya.

Dikatakannya, Apel Jambore Karhutla merupakan langkah penting untuk mengantisipasi dan memberi pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan.

"Keberhasilan kegiatan ini sangat bergantung pada kerja sama yang solid dan sinergi antara seluruh stakeholder," jelasnya.

Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan menjelaskan, pemerintah menggelar Jambore Karhutla yang akan dilaksanakan di Provinsi Riau sebagai tuan rumah.

Jambore Karhutla akan digelar selama tiga hari, mulai Jumat, 25 April 2025 mendatang. Di malam terakhir Jambore Karhutla, Minggu, 27 April 2025, akan dilaksanakan perenungan bersama sekaligus membuat deklarasi cinta lingkungan dan sumpah relawan.

Polda Riau bersama TNI telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang untuk memastikan kelancaran pelaksanaan Jambore Karhutla, termasuk menyiagakan 800 personel.

“Kami telah menyiagakan 800 personel untuk mendukung pelaksanaan Jambore Karhutla ini," ujar Irjen Herry.

Nantinya, kata dia, acara ini akan mendapatkan sertifikat dari Kementerian Hukum sebagai Jambore Karhutla pertama yang digelar di Republik Indonesia.(nal).