Kepala Disparporabud Inhil, Qudri Rama Putra SH MH.
RIAUIN.COM – Jumlah kunjungan wisata ke Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pada tahun 2024 tercatat mencapai 86.000 orang. Angka ini melampaui target yang ditetapkan oleh Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparporabud) Inhil sebesar 80.000 kunjungan.
Kepala Disparporabud Inhil, Qudri Rama Putra SH MH, saat ditemui pada Senin (21/4/2025), mengungkapkan bahwa objek wisata religi Makam Tuan Guru Syekh Abdurrahman Sidiq di Desa Hidayat, Kecamatan Kuindra, menjadi penyumbang kunjungan tertinggi.
"Pada saat haul beberapa waktu lalu, jumlah pengunjung mencapai puluhan ribu orang. Bahkan di hari-hari biasa, kunjungan ke makam beliau tetap tinggi," ujar Qudri.
Ia menambahkan, Kabupaten Inhil memiliki beberapa objek wisata potensial seperti Pantai Solop, Air Terjun 86, dan lainnya. Namun, wisata religi terbukti menjadi daya tarik utama.
Berdasarkan fakta tersebut, Disparporabud Inhil menetapkan Makam Tuan Guru Syekh Abdurrahman Sidiq sebagai destinasi wisata unggulan daerah. Hal ini didukung oleh lokasinya yang strategis dekat dengan Kota Tembilahan, kemudahan akses transportasi, serta infrastruktur yang relatif memadai.
"Meski anggaran terbatas, kami tetap berkomitmen untuk mengembangkan objek wisata potensial lainnya dan membenahi infrastrukturnya agar menarik lebih banyak wisatawan, baik lokal maupun dari luar daerah," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Syekh Abdurrahman Sidiq, Ustaz DR. H. Ali Azhar, SH, MH, menyambut baik langkah Pemda Inhil menjadikan makam tokoh ulama besar tersebut sebagai destinasi unggulan.
"Atas nama yayasan dan ahli waris, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Inhil atas perhatian dan upaya yang telah dilakukan," ujar Ali Azhar, yang merupakan salah satu cucu kandung dari Syekh Abdurrahman Sidiq.
Lebih lanjut, Ali Azhar menyampaikan bahwa kondisi infrastruktur di sekitar makam saat ini sudah sangat baik, berkat peran aktif pemerintah daerah, baik melalui pendanaan dari APBD Kabupaten Inhil maupun dari Provinsi Riau. - Suf