Aksi Lari Massal Cegah Karhutla, Inisiatif Kapolda Riau Tuai Antusiasme Ribuan Warga


Senin, 14 April 2025 - 11:52:32 WIB
Aksi Lari Massal Cegah Karhutla, Inisiatif Kapolda Riau Tuai Antusiasme Ribuan Warga

RIAUIN.COM - Sebuah gebrakan unik datang dari Kapolda Riau, Irjen Dr Herry Heryawan, yang sukses menggagas kegiatan Karhutla Fun Run 2025 secara serentak di 12 kabupaten/kota se-Riau pada Minggu (13/4/2025) pagi. Ajang ini berhasil menyedot perhatian publik dengan diikuti puluhan ribu peserta dari berbagai kalangan.

Gelaran ini bukan sekadar ajang olahraga, tapi juga sarat pesan edukatif dan kampanye lingkungan, khususnya dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Di Pekanbaru sendiri, kegiatan dimulai dan diakhiri di Jalan Gajah Mada yang dipenuhi oleh ribuan pelari antusias.

Menurut Irjen Herry, Karhutla Fun Run merupakan bagian dari strategi kolaboratif antara kepolisian, pemerintah, dan elemen masyarakat dalam mengedepankan pendekatan preventif dan humanis terhadap Karhutla. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini telah terdaftar sebagai kekayaan intelektual milik Provinsi Riau.

"Fun Run ini menjadi simbol kolaborasi semua pihak, sekaligus ajakan agar masyarakat mencintai dan menjaga alamnya. Filosofinya: 'Melindungi Tuah, Menjaga Marwah', sebagai pengingat bahwa hutan dan lahan adalah kehormatan serta warisan daerah," ujarnya.

Irjen Herry, atau yang akrab disapa Herrimen, menyebut kegiatan ini akan digelar rutin setiap tahun. Ia berharap, dengan adanya event ini, citra Riau yang selama ini kerap dikaitkan dengan bencana kebakaran hutan dapat perlahan berubah menjadi provinsi yang tanggap dan peduli terhadap lingkungan.

Lebih jauh, acara ini juga melibatkan pelajar, mahasiswa, komunitas, hingga sektor swasta. Media kreatif seperti kaos tematik, banner, hingga kampanye di media sosial digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan penting tentang pelestarian lingkungan.

Tak hanya sebatas olahraga, Karhutla Fun Run diharapkan bisa menumbuhkan budaya waspada dan cinta lingkungan. Dalam jangka panjang, diharapkan masyarakat tidak hanya menjadi korban Karhutla, tapi juga bagian dari solusi untuk menciptakan Riau yang hijau dan bebas asap. (*)