Ilustrasi
RIAUIN.COM - Cuaca di Provinsi Riau hari ini diprediksi akan mengalami perubahan cukup dinamis. Berdasarkan laporan prakiraan cuaca dari BMKG Pekanbaru, yang disampaikan oleh Forecaster Moh. Ibnu Amiruddin, kondisi cuaca di berbagai daerah di Riau akan berbeda-beda sepanjang hari ini, Jumat (11/4/2025).
Pada pagi hari, sebagian besar wilayah Riau diperkirakan akan diselimuti udara kabur hingga berawan. Hujan ringan dengan intensitas rendah kemungkinan terjadi di beberapa daerah, seperti Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, serta Kota Dumai.
Menjelang siang hingga sore, cuaca di banyak wilayah Riau diprediksi cerah berawan. Tidak ada indikasi hujan dengan intensitas signifikan yang akan mengguyur sebagian besar wilayah pada waktu tersebut.
Namun, saat memasuki malam hari, cuaca diperkirakan kembali berawan. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprediksi turun di beberapa daerah, termasuk Kabupaten Siak, Kampar, Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, Indragiri Hilir, Pelalawan, dan Kota Pekanbaru.
Pada dini hari, cuaca kembali diprediksi kabur hingga berawan, dengan hujan ringan yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah seperti Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kampar, Kepulauan Meranti, dan Pelalawan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Hujan sedang hingga lebat yang disertai petir serta angin kencang berpotensi terjadi di berbagai waktu, baik pagi, siang, sore, malam, maupun dini hari. Beberapa wilayah yang perlu waspada meliputi Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, Rokan Hulu, Kampar, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, serta Kota Dumai dan Pekanbaru," ujar Moh. Ibnu.
Suhu udara di Riau diperkirakan berada pada kisaran 22.0 hingga 33.0°C, dengan tingkat kelembapan udara antara 56 hingga 100%. Angin diperkirakan bertiup dari arah utara hingga timur dengan kecepatan 10 hingga 30 km/jam.
"Di wilayah perairan, tinggi gelombang laut diperkirakan berkisar antara 0.5 hingga 1.25 meter, yang termasuk dalam kategori rendah," tambahnya.
Hingga pukul 23.00 WIB, BMKG mencatat 18 titik panas di wilayah Sumatera, dengan satu titik terdeteksi di Riau, tepatnya di Kabupaten Pelalawan.
"Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama di tengah kondisi cuaca kering yang dapat mempercepat penyebaran api," tegasnya.
Dengan kondisi cuaca yang fluktuatif dan adanya titik panas, masyarakat diminta untuk terus memantau informasi cuaca dari BMKG serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan yang dapat mengancam keselamatan dan lingkungan. (*)