Ilustrasi
RIAUIN.COM - Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau mengumumkan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit untuk kemitraan plasma periode 1-15 April 2025.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Disbun Riau, Dr Defris Hatmaja, menyampaikan bahwa kenaikan harga paling signifikan terjadi pada kelompok umur 9 tahun, yakni Rp23,84 per kg atau meningkat 0,64% dibandingkan periode sebelumnya.
"Dengan demikian, harga TBS yang dibeli dari petani kini mencapai Rp3.741,93 per kg, sementara harga cangkang ditetapkan Rp21,32 per kg," ujar Dr Defris Hatmaja pada Sabtu (5/4/2025).
Pada periode ini, indeks K yang digunakan adalah 92,09% untuk satu bulan ke depan. Harga jual minyak sawit mentah (CPO) naik Rp13,66, sedangkan harga kernel melonjak Rp450,35 dibandingkan minggu sebelumnya.
Dr Defris menjelaskan bahwa beberapa perusahaan kelapa sawit (PKS) tidak melakukan penjualan. Berdasarkan Permentan Nomor 01 Tahun 2018 Pasal 8, harga CPO dan kernel yang dipakai adalah rata-rata tim. Jika masuk validasi tahap kedua, maka digunakan harga rata-rata KPBN.
"Harga rata-rata CPO KPBN periode ini mencapai Rp15.064,00, sedangkan harga kernel KPBN sebesar Rp13.275,00," ungkapnya.
Kenaikan harga ini dipengaruhi oleh meningkatnya nilai CPO dan kernel. Perbaikan tata kelola penetapan harga menjadi bukti keseriusan para pemangku kepentingan, yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau serta Kejaksaan Tinggi Riau.
"Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani dan pada akhirnya mendukung kesejahteraan masyarakat," tambahnya.
Berikut daftar harga TBS kelapa sawit kemitraan plasma di Riau periode 1-15 April 2025:
Umur 3 tahun: Rp2.885,42
Umur 4 tahun: Rp3.269,98
Umur 5 tahun: Rp3.465,28
Umur 6 tahun: Rp3.616,01
Umur 7 tahun: Rp3.693,91
Umur 8 tahun: Rp3.737,51
Umur 9 tahun: Rp3.741,93
Umur 10-20 tahun: Rp3.722,01
Umur 21 tahun: Rp3.663,71
Umur 22 tahun: Rp3.607,87
Umur 23 tahun: Rp3.548,18
Umur 24 tahun: Rp3.482,78
Umur 25 tahun: Rp3.409,22 (*)