Lokasi yang bakal dihibahkan oleh Pemda Kuansing ke Pemdes Lubuk Ambacang, luas 7750 meter persegi
RIAUIN.COM - Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Dr. Suhardiman Amby, mengambil langkah signifikan dalam mendukung pembangunan sarana ibadah di Desa Lubuk Ambacang.
Pada Senin mendatang, bertepatan dengan pelaksanaan salat Idulfitri di Desa Lubuk Ambacang, Bupati akan menyerahkan hibah tanah seluas 7.750 meter persegi milik Pemerintah Daerah (Pemda) Kuansing kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Lubuk Ambacang. Lahan tersebut diperuntukkan bagi pembangunan masjid desa yang representatif dan lebih besar.
Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap kebutuhan mendesak masyarakat Lubuk Ambacang akan masjid yang lebih layak. Masjid yang ada saat ini dinilai terlalu kecil, tidak memiliki lahan parkir yang memadai, dan kondisinya sudah rusak.
"Alhamdulillah, akhirnya bupati menyetujui lokasi tersebut untuk dihibahkan kepada Pemdes Lubuk Ambacang. Lokasi ini akan kami bangun masjid desa," ungkap Kepala Desa Lubuk Ambacang, Iid Siswandi, dengan rasa syukur.
Lahan yang dihibahkan tersebut sebelumnya merupakan lokasi kantor camat lama. Penyerahan hibah tanah akan dilakukan setelah pelaksanaan salat Idulfitri yang dipusatkan di lapangan desa setempat.
Momentum ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi pembangunan masjid yang telah lama diidamkan oleh masyarakat Lubuk Ambacang.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Bupati dan Pemda Kuansing atas hibah tanah ini. Ini merupakan kabar gembira bagi masyarakat Lubuk Ambacang yang telah lama mendambakan masjid yang lebih besar," tambah Iid Siswandi.
Masjid yang akan dibangun di atas lahan hibah tersebut direncanakan memiliki kapasitas yang lebih besar dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang. Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat Lubuk Ambacang.
Renovasi Tugu Bersejarah.
Di atas lahan yang dihibahkan, terdapat sebuah tugu yang memiliki nilai sejarah penting. Tugu tersebut menjadi saksi bisu bahwa Lubuk Ambacang pernah menjadi pusat pemerintahan Indragiri pada masa agresi Belanda.
Kades Lubuk Ambacang menegaskan bahwa tugu tersebut tidak akan dirobohkan. Sebaliknya, Pemdes Lubuk Ambacang akan merenovasi tugu tersebut dan menjadikannya bagian dari taman masjid.
"Tugu ini memiliki nilai sejarah yang sangat penting bagi Lubuk Ambacang. Kami akan merenovasinya dan menjadikannya bagian dari taman masjid, sehingga nilai sejarahnya tetap terjaga dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang," jelas Iid Siswandi.
Renovasi tugu tersebut diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi masjid yang akan dibangun, serta menjadi pengingat akan sejarah panjang Lubuk Ambacang.
Dengan adanya fasilitas yang lebih memadai, diharapkan kegiatan keagamaan seperti pengajian, majelis taklim, dan kegiatan sosial lainnya dapat berjalan lebih optimal. Masjid ini juga diharapkan dapat menjadi tempat yang nyaman bagi generasi muda untuk belajar agama dan mengembangkan potensi diri.
Sementara itu, Bupati Kuansing Dr Suhardiman Amby mengatakan bahwa hibah tanah ini merupakan wujud nyata dari komitmen Pemda Kuansing dalam mendukung pembangunan sarana ibadah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. (hen)