PAD Kuansing 2024 Jeblok, Potensi Sawit Miliaran Rupiah Terabaikan


Senin, 24 Maret 2025 - 19:54:11 WIB
PAD Kuansing 2024 Jeblok, Potensi Sawit Miliaran Rupiah Terabaikan

LKPJ Kuansing 2024

RIAUIN. COM – Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) tahun 2024 meleset jauh. Wakil Bupati Kuansing, H. Muklisin, dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) yang disampaikan ke DPRD, Senin (24/3/2025), mengungkapkan bahwa dari target Rp 170,636 miliar, hanya terealisasi Rp 122,184 miliar atau 71,60 persen.

Ironisnya, potensi PAD dari sektor perkebunan kelapa sawit yang mencapai miliaran rupiah justru terabaikan. Kuansing memiliki sekitar 30 pabrik kelapa sawit (PKS) dengan kapasitas produksi 40-60 ton per jam. Jika seluruh PKS membayar Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 12 persen, potensi PAD yang bisa diraih mencapai Rp 2,5 triliun.

"Potensi sawit ini sangat besar, tapi belum dimaksimalkan. Jika semua PKS membayar PPN, PAD Kuansing bisa melonjak drastis," ujar Muklisin.

Selain itu, Muklisin juga menyoroti lambannya pelayanan pembayaran pajak daerah. Birokrasi yang berbelit-belit menjadi penghambat masyarakat untuk membayar pajak.

"Pelayanan pajak harus dipermudah, jangan ada lagi birokrasi yang menghambat," tegasnya.

Di tengah kabar buruk PAD, Pemkab Kuansing mencatatkan sejumlah prestasi, antara lain meraih Adipura 2023, penghargaan PPID Utama Riau 2024, BKB Sarana Sehat terbaik nasional 2024, dan penghargaan kepatuhan pelayanan publik dari Ombudsman RI.

"Prestasi ini diraih berkat dukungan semua pihak," kata Muklisin.

Muklisin optimis target PAD tahun 2025 sebesar Rp 260 miliar dapat tercapai dengan memaksimalkan potensi sawit dan membenahi pelayanan pajak. (hen