Bupati Suparman Kukuhkan Tim Satgas Karlahut‎ Satria Kresna di Bonai Darussalam


Kamis, 02 November 2017 - 08:40:58 WIB
Bupati Suparman Kukuhkan Tim Satgas Karlahut‎ Satria Kresna di Bonai Darussalam
PASIRPANGARAIAN, Riauin.com -‎ Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Suparman S.Sos, M.Si mengukuhkan Tim Satuan Petugas (Satgas) Penanggulangan Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) Satria Kresna Kecamatan Bonai Darussalam.

Pengukuhan Tim Satgas Penanggulangan Karlahut‎ Satria Kresna di halaman Kantor PT.‎ Bina Daya Bentala (BDB) Bonai Darussalam, Rabu (1/11/2017), sekaligus penandatanganan Pakta Integritas.

Pembentukan Tim Satgas Penanggulangan Karlahut Satria Kresna sendiri karena Kecamatan Bonai Darussalam merupakan salah satu daerah yang ditetapkan pemerintah sebagai zona merah rawan Karlahut selama ini.

Mengantisipasi terjadinya Karlahut di Kecamatan Bonai Darussalam, Pemkab Rohul dan Pemerintah Kecamatan Bonai Darussalam bekerjasama dengan 17 perusahaan perkebunan kelapa sawit dan hutan tanaman industri atau HTI, membentuk Tim Satgas Penanggulangan Karlahut yang diberinama Satria Kresna.

Bupati Rohul Suparman, didampingi Kapolres AKBP Yusup Rahmanto, dan Kajari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak mengungkapkan Kecamatan Bonai Darussalam masuk zona merah rawan Karlahut karena sebagian besar wilayahnya merupakan lahan gambut yang mudah terbakar, sehingga sulit dipadamkan saat musim panas atau kemarau.

"Kita sangat apresiasi kesiapsiagaan perusahaan dalam mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan dan hutan di Kabupaten Rokan Hulu," sampai Bupati Suparman.

Mantan Ketua DPRD Provinsi Riau juga mengapresiasi kepedulian 17 perusahaan yang ada di sekitaran Bonai Darussalam dalam membantu pemerintah dalam penanggulangan Karlahut, sampai-sampai membentuk Tim Satgas Penanggulangan Karlahut.

Sebanyak 17 perusahaan tergabung dalam Tim Satgas Penanggulangan Karlahut bertanggungjawab penuh untuk melakukan pemadaman saat terjadi kebakaran lahan dan hutan di Kecamatan Bonai Darussalam, dibantu aparat TNI, Polri, BPBD Rohul, dan masyarakat.‎

Bupati Rohul Suparman mengharapkan Tim Satgas yang baru dikukuhkan benar-benar menjalankan amanah dan tugasnya, sehingga ketika terjadi Karlahut harus segera ikut bertindak, karena sudah menjadi tanggungjawab bersama.

Melihat‎ peralatan dimilki perusahaan untuk pemadam kebakaran dinilai Bupati Suparman sudah sangat luar biasa dan tergolong canggih. Dari itu ia mengharapkan Tim Satgas siap dalam menghadapi dan memadamkan Karlahut di Bonai Darussalam.

"Intinya, jika terjadi kebakaran (Karlahut) kita sudah siap menghadapinya," tandas Bupati Rohul Suparman.‎

Sementara, Basri selaku Komandan Tim Satgas Penanggulangan Karlahut juga Camat Bonai Darussalam mengatakan 17 perusahaan di daerahnya kompak dan bersatu untuk memadamkan Karlahut, karena sudah menjadi tanggungjawab bersama.‎

"Saya yakin jika tidak ada kesadaran dari perusahaan, tentu Tim Satgas yang baru dikukuhkan oleh pak Bupati Rokan Hulu tidak akan pernah terbentuk,"‎ jelas Basri, seperti dilansir dari riauterkini.

Selaku Komandan Tim Satgas Penanggulangan Karlahut, Polsek Bonai Darussalam dan Koramil Kunto Darussalam, bersama 17 perusahaan akan selalu dalam menghadapi bila terjadi Karlahut sewaktu-waktu.

Masih di tempat sama, Distrik Manejer PT. BDB, Zulkifli SP, mengatakan dasar pembentukan Tim Satgas Karlahut berdasarkan dari pengalaman sebelumnya. Saat terjadi kebakaran lahan, hanya menjadi tanggungjawab masing-masing perusahaan, sehingga kebakaran terus meluas dan sulit dipadamkan.

"Dengan telah terbentuknya Tim Satgas, maka setiap terjadi kebakaran sudah jadi tanggungjawab bersama, bukan lagi per kelompok atau perorangan," kata Zulkifli dan berharap pembentukan Tim Satgas Penanggulangan Karlahut di Bonai Darussalam jadi contoh bagi kabupaten/ kota lain di Provinsi Riau.(nol)