Naik Signifikan, Pemprov Riau Optimis Nilai Ekspor Terus Meningkat


Selasa, 18 Maret 2025 - 09:55:38 WIB
Naik Signifikan, Pemprov Riau Optimis Nilai Ekspor Terus Meningkat

RIAUIN.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau melaporkan bahwa nilai ekspor Riau pada Februari 2025 mencapai US$1.845,64 juta. Angka tersebut menunjukkan kenaikan signifikan dibandingkan dengan Januari 2025 yang tercatat sebesar US$1.501,23 juta.

Peningkatan ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan ekonomi di wilayah Riau. Kenaikan ekspor tersebut mencerminkan daya saing yang solid dari sektor ekonomi Riau. Hal ini tentunya membawa dampak baik, seperti peningkatan pendapatan daerah serta perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Riau, Ikhwan Ridwan, menyatakan bahwa data tersebut memiliki peran krusial dalam mendukung perumusan strategi ekonomi oleh pemerintah daerah.

"Informasi ekspor ini memberikan pandangan yang tajam mengenai performa perdagangan Riau. Kami akan terus bekerja sama dengan BPS untuk memastikan data yang valid dan tersedia tepat waktu," kata Ikhwan Ridwan, saat didampingi Kepala BPS Riau, Asep Riyadi, pada Senin (17/2/2025).

Kepala BPS Provinsi Riau, Asep Riyadi, menambahkan bahwa secara keseluruhan, ekspor Riau meningkat sebesar 22,94 persen secara bulanan (month-to-month/m-to-m). "Secara m-to-m, total ekspor Riau naik menjadi US$1.845,64 juta. Ini adalah kabar baik, mengingat sebelumnya kita sering mengalami penurunan," ungkap Asep.

Asep juga memaparkan rincian pertumbuhan berdasarkan sektor. Ekspor non-migas naik 24,15 persen, sedangkan ekspor migas meningkat 8,66 persen. "Baik dari sisi migas maupun non-migas, ekspor Riau menunjukkan performa yang menggembirakan," tambahnya.

Dari sisi perbandingan tahunan (year-on-year/y-on-y), ekspor Riau melonjak 50,43 persen, dari US$1.226,89 juta pada Februari 2024 menjadi US$1.845,64 juta pada Februari 2025. "Peningkatan y-on-y ini sangat impresif," ujar Asep.

Adapun secara kumulatif (cumulative-to-cumulative/c-to-c), ekspor Riau tumbuh 22,36 persen. Namun, terdapat dinamika yang berbeda antarsektor. Ekspor non-migas meningkat 27,19 persen, sementara ekspor migas justru turun 17,45 persen. "Non-migas menunjukkan pertumbuhan kuat, tetapi migas mengalami kontraksi," tutup Asep. (*)