RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, masih mengikuti petunjuk dari pemerintah pusat, dalam hal ini Badan Kepegawaian Negara (BKN), terkait jadwal pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Pengangkatan CPNS dijadwalkan pada Oktober 2025, sedangkan PPPK pada Maret 2026.
Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian, Endinovelly, menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada informasi atau pemberitahuan terbaru dari BKN mengenai perubahan jadwal tersebut. Oleh karena itu, pihaknya masih berpatokan pada jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya.
“Kami masih menunggu arahan terbaru. Sampai sekarang, kami tetap mengacu pada surat BKN, yaitu pengangkatan CPNS di Oktober tahun depan dan PPPK pada Maret 2026,” ungkap Endinovelly pada hari Sabtu.
Mengenai tenaga honorer yang telah lolos seleksi PPPK tetapi baru akan diangkat pada 2026, Endinovelly memastikan bahwa Pemprov Riau tetap mengalokasikan anggaran untuk gaji mereka. Kebijakan ini sejalan dengan arahan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Gaji honorer yang belum diangkat sebagai PPPK tetap kami anggarkan sesuai petunjuk dari Kemenpan RB dan Kemendagri,” tambahnya.
Akibat penundaan pengangkatan PPPK hingga tahun depan, proses pengusulan Nomor Induk Pegawai (NIP) bagi PPPK yang lolos seleksi tahap pertama juga ditunda untuk sementara. Namun, seleksi PPPK tahap kedua tetap berjalan sesuai rencana. Saat ini, tahap seleksi administrasi telah rampung, dan seleksi kompetensi dijadwalkan akan dimulai pada April mendatang.
“Seleksi PPPK tahap II masih sesuai jadwal. Setelah seleksi administrasi selesai, tahap berikutnya adalah seleksi kompetensi yang akan digelar mulai April,” tutup Endinovelly. (*)