Pj Sekdako Pekanbaru Zulhelmi Arifin
RIAUIN.COM - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, menyoroti kinerja pengangkutan sampah yang dinilai belum berjalan optimal. Ia mengungkapkan bahwa masih terdapat sampah yang tertahan hingga lima hari belum diangkut.
Perusahaan operator yang bekerja sama dengan pemerintah kota, PT Ella Pratama Perkasa, seharusnya melaksanakan pengangkutan sampah sesuai jadwal yang ditetapkan. Zulhelmi menegaskan bahwa tidak boleh ada sampah yang dibiarkan menumpuk hingga satu minggu.
"Seharusnya operator konsisten mengangkut sampah ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) setiap hari, bukan malah membiarkannya berhari-hari," ungkapnya pada Kamis (6/3/2025).
Ia menekankan pentingnya pengangkutan rutin untuk mencegah penumpukan sampah di TPS. Zulhelmi juga mendorong pengaturan lokasi pembuangan bagi angkutan sampah mandiri agar tidak lagi terjadi pembuangan liar.
"Kami telah mengatur tempat khusus untuk angkutan mandiri supaya pembuangan sampah lebih tertib dan tidak sembarangan," katanya.
Menurutnya, data angkutan mandiri sudah dikumpulkan oleh camat setempat. Langkah ini dilakukan untuk menyusun lokasi pembuangan dan rute pengangkutan sampah dari pemukiman warga.
Zulhelmi mengakui bahwa sistem pengelolaan sampah saat ini masih mengandalkan pola kumpul, angkut, dan buang. Pola ini, menurutnya, menjadi tantangan bagi operator dalam mengelola sampah sebelum dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). (*)