Pemprov Riau Bidik Rp1 Miliar dari Pengelolaan Fasilitas Olahraga pada 2025


Selasa, 04 Maret 2025 - 11:38:05 WIB
Pemprov Riau Bidik Rp1 Miliar dari Pengelolaan Fasilitas Olahraga pada 2025

RIAUIN.COM - Pengelolaan fasilitas olahraga milik Pemerintah Provinsi Riau berhasil melampaui ekspektasi pada tahun 2024. Untuk tahun 2025, Pemprov Riau menetapkan target pendapatan sebesar Rp1 miliar dari sektor ini.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau, Erisman Yahya, mengungkapkan bahwa realisasi pendapatan dari fasilitas olahraga sepanjang 2024 mencapai Rp1,5 miliar. Angka ini jauh melampaui target awal yang hanya Rp700 juta.

"Di 2025, kami optimistis bisa meraup Rp1 miliar dari semua fasilitas olahraga yang ada di Riau," kata Erisman pada Selasa (4/3/2024).

Menurutnya, lonjakan pendapatan ini mencerminkan besarnya antusiasme masyarakat serta berbagai pihak dalam memanfaatkan fasilitas olahraga yang dikelola Pemprov Riau.

Beberapa fasilitas yang menjadi penyumbang utama pendapatan antara lain Stadion Kaharuddin Nasution, yang tak hanya digunakan untuk kegiatan olahraga, tetapi juga sering menjadi lokasi acara hiburan. Selain itu, Gelanggang Remaja, GOR Tribuana, dan fasilitas atletik juga memberikan andil besar dalam pemasukan daerah.

“Stadion Utama Riau memang turut menyumbang, tapi tidak sebanyak fasilitas lainnya,” jelas Erisman.

Ia menambahkan bahwa tarif sewa Stadion Utama Riau yang cukup tinggi, ditambah kondisi fasilitas yang kurang optimal akibat belum direnovasi sejak 2012, menjadi penyebab minimnya minat penyewa. Saat ini, perawatan stadion hanya mencakup kebersihan dan pengamanan, sementara banyak fasilitas di dalamnya sudah rusak.

Untuk 2025, Dispora Riau berencana menggandakan target pendapatan dari fasilitas olahraga. Langkah ini akan dilakukan dengan mengoptimalkan semua aset yang ada, termasuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas layanan di sejumlah lokasi strategis.

"Kami akan berupaya agar pemasukan dari fasilitas olahraga naik drastis. Tidak hanya mengandalkan yang sudah produktif, tapi juga mengembangkan potensi fasilitas lainnya," ungkap Erisman.

Dengan dukungan peraturan daerah tentang retribusi yang mengatur biaya sewa, Erisman yakin pendapatan dari sektor olahraga akan terus bertambah. Perbaikan fasilitas juga diharapkan dapat menarik lebih banyak pengguna, baik dari lokal maupun luar Riau. (Nab)