Harga Cabai Merah Terus Meroket, Pemko Pekanbaru Pertimbangkan Operasi Pasar


Rabu, 05 Februari 2025 - 19:11:35 WIB
Harga Cabai Merah Terus Meroket, Pemko Pekanbaru Pertimbangkan Operasi Pasar

Ilustrasi

RIAUIN.COM – Kenaikan harga cabai merah di Pekanbaru semakin tajam, bahkan sempat mencapai Rp100.000 per kilogram.

Menanggapi hal ini, Pemerintah Kota Pekanbaru berencana untuk mengadakan operasi pasar guna menstabilkan harga. Namun, sebelum mengambil langkah tersebut, Pemko akan melakukan evaluasi terlebih dahulu untuk menentukan apakah operasi pasar benar-benar diperlukan.

Penjabat Walikota Pekanbaru, Roni Rakhmat, menjelaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan asisten dan dinas terkait untuk memutuskan solusi yang tepat atas kenaikan harga cabai tersebut.

Ia mengakui bahwa harga cabai merah memang mengalami lonjakan signifikan, bahkan harga di Pasar Pagi Arengka tercatat mencapai Rp100.000 per kilogram.

"Harga cabai naik, dan ada informasi dari Pasar Pagi yang menyebutkan harga cabai tembus Rp100.000 per kilogram. Kami akan koordinasi lebih lanjut dengan asisten II untuk menentukan apakah perlu operasi pasar atau tidak," ujar Roni, Rabu (5/2/2025).

Roni menilai, meski kenaikan harga memberikan peluang keuntungan bagi pedagang, konsumen merasa terbebani dengan harga yang tinggi.

“Kadang harga yang terlalu rendah juga merugikan petani. Namun, kami akan melihat dulu survei pasar. Jika kunjungan pembeli masih tinggi, operasi pasar belum diperlukan, tetapi jika mulai menurun, baru kita akan laksanakan,” tambahnya.

Asisten II Setdako Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, mengatakan bahwa keputusan terkait operasi pasar akan diambil dalam pekan ini. Ia juga sudah menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk mempersiapkan langkah-langkah apabila operasi pasar jadi dilaksanakan.

“Kami sudah meminta OPD terkait untuk berkomunikasi dengan daerah penghasil cabai untuk mempersiapkan rencana operasi pasar,” ujar Ingot. (*)