Peternak Diminta Waspada, 60 Kasus PMK Terdeteksi di Riau hingga Akhir Januari 2025


Jumat, 31 Januari 2025 - 09:14:14 WIB
Peternak Diminta Waspada, 60 Kasus PMK Terdeteksi di Riau hingga Akhir Januari 2025

RIAUIN.COM - Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak di Provinsi Riau menunjukkan angka yang meningkat. Hingga akhir Januari 2025, sudah tercatat 60 kasus yang tersebar di lima daerah.

"Benar, sudah ada 60 kasus di lima wilayah, dengan yang terbanyak di Kabupaten Indragiri Hulu," kata Kabid Kesehatan Hewan Dinas PKH Riau, drh Faralinda Sari, pada Kamis (30/1/2025).

Rinciannya adalah sebagai berikut: Kabupaten Indragiri Hulu mencatatkan 26 kasus, Indragiri Hilir 18 kasus, Kampar 6 kasus, sementara di Bengkalis dan Kuansing masing-masing 5 kasus.

Faralinda mengingatkan para peternak agar selalu waspada, terutama mengingat musim hujan dan banjir yang tengah melanda wilayah ini. Kondisi cuaca ekstrem dapat mempercepat penyebaran PMK dan penyakit lain seperti Septicaemia Epizootica dan Jembrana, yang juga membahayakan kesehatan ternak.

Sebagai tindakan pencegahan, Dinas PKH Riau telah menyalurkan 4.100 dosis vaksin PMK ke lima kabupaten/kota. Vaksinasi difokuskan pada desa yang masih bebas dari kasus, dengan pemberian vaksin dalam radius 3 km dari titik kasus.

"Distribusi vaksin tahap pertama dengan 4.600 dosis sudah kami selesaikan," jelas Faralinda.

Pemerintah pusat juga berencana mengirimkan tambahan 13 ribu dosis vaksin pada Februari 2025, dan total alokasi vaksin untuk Riau tahun ini mencapai 53.600 dosis yang akan dikirim secara bertahap. Pada tahap awal, lebih dari 30 ribu dosis akan segera dipasok untuk mempercepat penanganan wabah.

Faralinda menambahkan, dengan semakin banyaknya kasus yang terdeteksi, peternak diminta untuk lebih waspada dan segera melaporkan apabila menemukan gejala PMK pada ternaknya. (*)