Tim Transisi Gubernur dan Wagub Riau Terpilih Usulkan 23 Program Masuk dalam Rencana 100 Hari Kerja


Rabu, 08 Januari 2025 - 18:03:53 WIB
Tim Transisi Gubernur dan Wagub Riau Terpilih Usulkan 23 Program Masuk dalam Rencana 100 Hari Kerja

RIAUIN.COM - Sebanyak 23 program dari Tim Transisi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau terpilih diusulkan untuk dimasukkan dalam agenda 100 hari kerja dan diakomodir dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau 2025.

Usulan tersebut disampaikan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, M. Taufiq OH, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Riau, saat pertemuan dengan Tim Transisi pada Rabu (8/1/2025) di Ruang Rapat Kenanga, Kantor Gubernur Riau.

"Tadi, tim transisi mengajukan tiga sektor utama dalam program 100 hari kerja, yakni pendidikan, kesehatan, dan keagamaan, dengan total 23 sub-item program," ujar Taufiq.

Taufiq menambahkan, setelah dilakukan pembahasan, hanya sekitar 5-10 persen dari 23 usulan tersebut yang belum bisa sepenuhnya diakomodir dalam APBD Riau 2025. Namun, sebagian besar program telah tercakup dalam anggaran tahun depan, tinggal memerlukan penyesuaian dan penguatan regulasi.

"Sebagian besar program telah tersedia dalam APBD 2025. Hanya ada sedikit yang memerlukan penguatan dalam regulasi dan anggaran. Beberapa poin mungkin tidak bisa dimasukkan dalam program 100 hari karena memerlukan mekanisme anggaran yang lebih panjang," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Transisi, M Yafiz, mengatakan bahwa mereka berusaha mengakomodir usulan yang berkaitan dengan janji kampanye pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih kepada masyarakat.

"Tadi kami membahas program yang dapat segera dijalankan, yaitu program cepat dan perubahan. Program-program tersebut kami masukkan ke dalam rencana 100 hari kerja. Kami fokus pada apa yang bisa dilaksanakan terlebih dahulu di tahun 2025," ujar Yafiz.

Ketika ditanya tentang persentase program 100 hari yang dapat diakomodir, Yafiz mengatakan bahwa angka pasti masih dalam pembahasan dengan TAPD Riau.

"Persentasenya masih dibahas, bisa saja 70 atau 80 persen yang masuk. Yang tidak bisa masuk tahun ini akan dilanjutkan di tahun depan. Beberapa program seperti bantuan untuk guru ngaji dan penggali kuburan memang tidak dapat diselesaikan dalam 100 hari, tetapi kami akan fokus pada hal-hal yang dapat dilaksanakan segera," tandasnya. (*)