Polisi melakukan olah TKP.
RIAUIN.COM - Seorang sopir angkot bernama Andrian nyaris menjadi korban serangan dua orang bersenjata api saat mencoba menolong pria yang ditikam di Jalan Hang Tuah, Pekanbaru, Senin (6/1/2025) siang. Saksi Andrian mengatakan, pelaku sempat mengaku sebagai anggota. Namun, saksi tak mengetahui dengan detail apakah pelaku anggota TNI atau Polri.
“Saya dari pasar arah ke Kulim, pas nampak ada orang ditikam, saya coba bantu. Tapi ternyata ada yang nunggu dan bawa senjata api. Saya mundur," kata Andrian kepada wartawan, Selasa (7/1/2025).
Menurut kesaksiannya, salah satu pelaku sempat melepaskan tembakan ke udara. Bahkan kaca angkotnya sempat dipukul dengan tongkat.
“Ada tembakan ke atas, terus kaca angkot saya dipukul pakai tongkat. Mereka juga hampir pukul saya sambil bilang, ‘saya anggota,’” jelasnya.
Mengenai ciri-ciri pelaku, Andrian mengaku tidak terlalu memperhatikan karena situasi berlangsung cepat. Namun, ia menyebut salah satu pelaku mengenakan helm dengan kaca tertutup dan memakai kaos coklat.
Insiden ini terjadi karena Andrian memepet motor pelaku setelah melihat korban ditikam. Namun, tindakan tersebut justru membuatnya menjadi sasaran serangan.
“Saya pepet karena lihat korban ditikam, tapi malah mereka balik serang saya,” tambah Andrian.
Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki insiden penikaman yang melibatkan dua orang tak dikenal (OTK) tersebut.
Kasatreskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bery Juana Putra mengatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi.
"Kita sudah olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Kasus ini masih terus diselidiki," pungkasnya.(nal/ant).