RIAUIN.COM – Pemerintah Kota Pekanbaru menegaskan bahwa tidak ada perpanjangan waktu untuk proyek revitalisasi Pasar Wisata, Pasar Bawah. Masa konstruksi yang ditetapkan adalah dua tahun, yang dimulai sejak pedagang dipindahkan ke Tempat Penampungan Sementara (TPS).
Asisten II Setdako Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, menjelaskan bahwa meskipun ada dinamika antara pedagang dan pengelola, pengosongan Pasar Bawah baru selesai pada 31 Oktober 2023, sehingga masa konstruksi dihitung mulai 1 November 2023. Menurutnya, meskipun proyek ini mengalami keterlambatan, durasi waktu konstruksi tetap tidak berubah.
“Memang tidak ada perpanjangan waktu. Masa kontruksi ini sudah ditentukan dua tahun sejak Pasar Bawah dikosongkan,” ungkap Ingot, Kamis (2/1/2025).
Ia mengakui, progres konstruksi revitalisasi Pasar Bawah masih tercatat 12 persen, yang kemungkinan disebabkan oleh masalah internal perusahaan pengelola, PT Ali Akbar Sejahtera (AAS). Namun, Pemko Pekanbaru tetap optimistis proyek ini akan selesai tepat waktu.
“Dengan waktu yang tersisa 11 bulan, kami tetap optimis proyek ini akan selesai sesuai dengan jadwal, berkat dukungan tim teknis dari PUPR,” katanya.
Pemko Pekanbaru berencana menggelar rapat evaluasi lebih lanjut untuk mempercepat renovasi Pasar Bawah, dan berharap agar ke depan kegiatan tersebut dapat lebih terfokus dan konkret.
“Kami terus mendorong pengelola untuk menyelesaikan proyek sesuai dengan kesepakatan yang ada,” tutupnya. (*)