SIAK HULU, riauin.com-- Tim gabungan Densus 88 Anti Teror Mabes Polri berhasil mengamankan tiga terduga pelaku teroris di wilayah Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Tim dibantu pasukan Brimob Polda Riau beserta personil Polres Kampar dan Polsek Siak, Selasa (24/10/2017)
Tiga anggota jaringan teroris yang diamankan Densus 88 AT ini adalah BS alias AI (31) swasta dan WN alias AA (42) swasta, keduanya beralamat di Perumahan Pandau Permai Desa Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu, sementara seorang lainnya HD (34) ditangkap di rumahnya di Perumahan Taman Anggrek, Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu.
BS dan WN lebih ditangkap pukul 07.15 di Jalan Kopkar Raya masih di kawasan Perumahan Pandau Permai, Desa Pandau Jaya. Kemudian sekira pukul 10.00 wib dilakukan penangkapan terhadap HD di Perumahan Taman Anggrek Desa Kubang Jaya.
Sebelum proses penangkapan terlihat puluhan personel gabungan dari Brimob Polda Riau, Direktorat Intel dan Polres Kampar, melaksanakan apel di Parkiran Hotel Tiga Dara Desa Kubang Jaya yang dipimpin Kapolres Kampar, AKBP Deni Okvianto SIK, MH bersama Kasatgaswil Densus 88 Riau, AKBP Tejo dan Kasubdit Kamneg Dit Intelkam Polda Riau, AKBP Redion Sinaga.
Sekitar pukul 10.00 wib, tim melakukan penggerebekan di sebuah rumah di kawasan perumahan Taman Anggrek dan mengamankan HD yang saat itu sedang berada di dalam rumah. Dari kediaman HD ini Polisi menyita sejumlah barang bukti antara lain sebuah Bendera ISIS, sebuah HP dan laptop, beberapa buah buku dan sejumlah barang bukti lainnya.
Sementara untuk TKP di Perumahan Pandau Permai Desa Pandau Jaya juga diamankan barang bukti sebuah parang dan sebuah panah bersama busurnya serta sejumlah barang bukti lainnya.
Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto SIK, MH melalui Kapolsek Siak Hulu Kompol Vera Taurensa Ss, MH saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan terduga anggota jaringan teroris tersebut.
BS dan WN diketahui tinggal di Perumahan Pandau Permai sejak April lalu, sementara HD sudah tinggal di Perumahan Taman Anggrek sejak November 2016 lalu.
"Dari informasi warga sekitarnya para terduga teroris ini cukup bergaul dengan masyarakat namun untuk aktifitas lainnya warga tidak mengetahuinya," jelas Kapolsek. (vie)