Pemko Pekanbaru Uji Coba Program Makan Bergizi di Sekolah dan Posyandu Kamis Besok


Rabu, 18 Desember 2024 - 09:16:22 WIB
Pemko Pekanbaru Uji Coba Program Makan Bergizi di Sekolah dan Posyandu Kamis Besok

Kepala DKP Kota Pekanbaru Maisisco

RIAUIN.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru akan menggelar uji coba program makan bergizi pada Kamis (19/12/2024) di sejumlah sekolah dan posyandu. Uji coba ini akan berlangsung di dua Taman Kanak-kanak (TK), empat sekolah dasar negeri, dan tiga posyandu di Pekanbaru.

Lokasi uji coba untuk TK antara lain TK Pertiwi Pekanbaru dan TK Aisyah Bustanul Athfal 1 Pekanbaru. Sedangkan untuk tingkat sekolah dasar, yang terlibat adalah SDN 13, SDN 14, SDN 05, dan SDN 27. Sementara itu, tiga posyandu yang akan melaksanakan program ini adalah Posyandu Pembela Keluarga, Posyandu Perempuan Teladan, dan Posyandu Pekerti Yang Terbilang.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Pekanbaru, Maisisco, menjelaskan bahwa uji coba ini merupakan kerjasama antara Pemko Pekanbaru, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, dan Badan Gizi Nasional (BGN). Program ini bertujuan untuk memberikan manfaat gizi kepada 1.094 siswa.

"Sebelumnya, kami sudah melakukan rapat persiapan bersama Dinas Pangan dan Tanaman Pangan Hortikultura (DPTPH) Provinsi Riau, Dinas Pendidikan Pekanbaru, serta Asosiasi Perusahaan Jasa Boga Indonesia (APJI)," ungkap Maisisco, Selasa (17/12/2024).

Uji coba ini diharapkan dapat memperkuat persiapan Kota Pekanbaru dalam melaksanakan program makan bergizi yang dijadwalkan dimulai pada Januari 2025. Maisisco juga mengajak seluruh pihak terkait untuk berkolaborasi, tidak hanya dalam sukses pemberian makan bergizi, tetapi juga dalam mendukung ekonomi lokal, terutama UMKM dan petani.

"Program ini harus memberi dampak positif terhadap ekonomi daerah, terutama bagi pelaku UMKM dan petani. Kami mendorong agar UMKM kuliner yang dilibatkan adalah UMKM lokal, dengan bahan baku yang berasal dari petani dan pelaku usaha di Pekanbaru," tambahnya.

Sementara itu, Kabid Ketahanan Pangan DPTPH Provinsi Riau, Wiwik Suryani, menambahkan bahwa simulasi ini merupakan bagian dari dukungan Pemprov Riau untuk memastikan kelancaran pelaksanaan program. "Kami berharap uji coba ini akan membantu kami memetakan potensi kendala dan memastikan semuanya siap sebelum pelaksanaan program pada Januari 2025," katanya.

Program ini diharapkan dapat mendukung perekonomian daerah sambil memberikan manfaat gizi yang optimal bagi masyarakat Pekanbaru. (*)