Anak-anak Pekanbaru Dapat Makan Siang Gratis dengan Gizi Seimbang Mulai Januari 2025


Sabtu, 14 Desember 2024 - 13:28:28 WIB
Anak-anak Pekanbaru Dapat Makan Siang Gratis dengan Gizi Seimbang Mulai Januari 2025

RIAUIN.COM – Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Roni Rakhmat, melakukan peninjauan terhadap uji coba program makan siang gratis di SMP Negeri 3 Sukajadi, Pekanbaru, pada Jumat (13/12/2024). Program makan siang gratis ini akan disertai dengan menu bergizi, termasuk ikan, dalam rangka memperingati Hari Nusantara.

“Kami terus mematangkan persiapan untuk pelaksanaan program makan siang gratis, yang akan dimulai pada Januari 2025. Uji coba ini sudah berjalan dengan baik, dan kami memastikan semua pihak siap menjalankan program ini tepat waktu,” ujar Roni.

Roni menegaskan pentingnya pelaksanaan yang tepat dan evaluasi terus-menerus untuk mengidentifikasi potensi kendala. Program ini diharapkan dapat berjalan tanpa hambatan setelah melalui tahap gladi bersih yang sedang berlangsung.

Program ini sudah mendapat persetujuan dari pemerintah pusat, dan pelaksanaannya akan dimulai dengan pembukaan dapur umum pada awal tahun mendatang. “Kami siap mengimplementasikan program ini serentak pada Januari 2025,” lanjutnya.

Mengenai biaya, Roni mengungkapkan bahwa harga paket makan siang diperkirakan antara Rp10.000 hingga Rp15.000, bergantung pada kondisi daerah dan ketersediaan bahan baku lokal. Menu yang ditawarkan, seperti ikan patin lokal, mendapat sambutan positif dari para pelajar.

Lebih lanjut, Roni menekankan pentingnya melibatkan UMKM lokal dalam program ini. "Kami berharap UMKM dapat berperan dalam mengelola bahan baku lokal, sehingga ekonomi daerah juga tumbuh," tambahnya.

Program ini diharapkan tidak hanya mengurangi pengeluaran rumah tangga, tetapi juga meningkatkan kesehatan anak-anak dengan konsumsi produk lokal yang bergizi.

Sementara itu, Direktur Pemasaran Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Erwin Dwiyana, menyatakan bahwa konsumsi ikan per kapita di Indonesia pada 2023 telah mencapai 57 kilogram, melebihi rata-rata nasional. Ia berharap angka ini terus meningkat, seiring dengan dukungan pemerintah terhadap konsumsi ikan lokal, seperti ikan patin yang menjadi komoditas unggulan di Riau.

Erwin menambahkan bahwa KKP dan Badan Gizi Nasional (BGN) bekerja sama untuk mempromosikan ikan sebagai sumber protein hewani dalam menu makan bergizi. Kerja sama ini termasuk dengan pemerintah daerah, seperti Pemko Pekanbaru, untuk memperkenalkan ikan dalam program makan siang gratis.

"Tujuan kami bukan hanya meningkatkan konsumsi ikan, tetapi juga melihat dampaknya terhadap nilai gizi dan harga yang wajar bagi masyarakat Pekanbaru," jelasnya.

Inisiatif ini diharapkan dapat mendukung perekonomian lokal, khususnya bagi nelayan dan pembudidaya ikan, serta memastikan peningkatan asupan gizi masyarakat melalui konsumsi ikan lokal. (*)