Dinkes Pekanbaru Ingatkan Warga Cegah DBD dengan 3M Plus di Musim Hujan


Senin, 18 November 2024 - 18:40:50 WIB
Dinkes Pekanbaru Ingatkan Warga Cegah DBD dengan 3M Plus di Musim Hujan

RIAUIN.COM - Perubahan cuaca yang tidak menentu memperburuk risiko berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), di sekitar lingkungan rumah warga Kota Pekanbaru. Hal ini meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan DBD, yang saat ini tercatat mencapai 459 kasus di kota tersebut.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, mengungkapkan bahwa hingga akhir tahun, jumlah kasus DBD diperkirakan masih berpotensi meningkat, mengingat cuaca yang kini berganti antara hujan dan panas. Ia memastikan bahwa tim di lapangan siap untuk menangani masalah ini dengan mengikuti prosedur operasional standar (SOP).

"Tim kami siap untuk menjalankan SOP dalam penanganan DBD," ujarnya.

Ingot menjelaskan, kondisi cuaca yang tidak menentu menciptakan lingkungan yang ideal bagi perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Tanpa upaya pencegahan, jumlah nyamuk ini bisa terus bertambah.

"Nyamuk mudah berkembang biak di musim peralihan cuaca seperti ini. Jika tidak ada langkah pencegahan, kita bisa menghadapi penambahan jumlah nyamuk," jelasnya.

Untuk itu, Dinkes mengimbau warga untuk melakukan langkah pencegahan dengan menerapkan pola 3M Plus, yaitu menutup tempat penampungan air, mengubur barang bekas, menguras bak air, dan menaburkan bubuk abate di tempat penampungan air. Dengan cara ini, masyarakat dapat memutus rantai penyebaran nyamuk penyebab DBD.

"Jika diperlukan, kami juga akan melakukan fogging atau pengasapan di area-area tertentu," kata Ingot.

Pencegahan DBD, menurutnya, bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinkes, tetapi juga seluruh warga yang harus menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan rumah masing-masing. Dinkes pun telah melakukan berbagai upaya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat serta siap memberikan layanan kesehatan bagi pasien yang terjangkit DBD. (*)