Jelang Pilkada 27 November, Pj Walikota Pekanbaru Imbau Masyarakat Berpartisipasi Aktif


Sabtu, 16 November 2024 - 18:39:22 WIB
Jelang Pilkada 27 November, Pj Walikota Pekanbaru Imbau Masyarakat Berpartisipasi Aktif

Pj Walikota Pekanbaru Risnandar Mahiwa

RIAUIN.COM - Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa, mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar pada 27 November 2024. Imbauan tersebut disampaikan dalam acara di Hotel Royal Asnof, Sabtu (16/11/2024), dengan harapan agar proses pemilihan berjalan lancar tanpa adanya gugatan.

“Pilkada tinggal beberapa hari lagi, saya mengajak masyarakat dan khususnya pemilih pemula untuk terlibat secara aktif dalam pemilihan ini,” ujarnya.

Risnandar yang juga bertugas di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menekankan pentingnya penyelenggaraan Pilkada yang bebas dari permasalahan hukum. Ia berharap hasil Pilkada pada 27 November tidak menimbulkan gugatan agar fokus pembangunan bisa dimulai lebih awal.

“Jika Pilkada berjalan lancar, kita bisa fokus pada penganggaran dan pembangunan Kota Pekanbaru mulai 2025,” lanjutnya.

Risnandar juga menyoroti potensi dampak negatif jika Pilkada diwarnai gugatan. Menurutnya, hal ini dapat mengganggu kelancaran pemerintahan dan menyebabkan perpanjangan masa jabatan Pj wali kota.

"Saya sudah ingin kembali ke Jakarta untuk melanjutkan tugas saya, tapi jika ada gugatan, masa jabatan saya akan diperpanjang," katanya.

Ia berharap proses pemilihan kepala daerah dapat diselesaikan tanpa hambatan, sehingga pelantikan wali kota yang baru bisa dilaksanakan pada 10 Februari 2025.

"Jika tidak ada gugatan, pada 10 Februari nanti Pekanbaru sudah memiliki wali kota baru. Saya pun berharap bisa menjalani puasa dan tarawih di Jakarta pada akhir Februari nanti," ujar Risnandar.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan (ormas), untuk bekerja sama dalam pembangunan Kota Pekanbaru, dengan mengusung konsep kolaborasi yang lebih luas.

"Pesan Presiden kini bukan lagi pentaheliks, tetapi Asta Heliks yang melibatkan masyarakat, media, dan pihak lainnya dalam pembangunan," tutupnya. (*)