Pj Ketua TP PKK Riau Tekankan Pentingnya Orang Tua Dukung Tumbuh Kembang Anak Sesuai Minat dan Bakat


Senin, 04 November 2024 - 13:14:34 WIB
Pj Ketua TP PKK Riau Tekankan Pentingnya Orang Tua Dukung Tumbuh Kembang Anak Sesuai Minat dan Bakat

RIAUIN.COM - Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Riau, Zuliana Rahman Hadi, menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak sesuai dengan minat dan bakat masing-masing. Menurutnya, setiap anak adalah individu unik dan memiliki karakteristik yang berbeda.

"Perkembangan anak harus didasarkan pada minat dan bakatnya. Anak tidak dilahirkan sama, sehingga orang tua perlu berperan aktif dalam proses ini," ujarnya saat membuka kegiatan peningkatan kapasitas program percepatan penurunan stunting bagi Kader Bina Keluarga Balita (BKB).

Zuliana menjelaskan bahwa BKB berfungsi sebagai wadah bagi keluarga yang memiliki anak di bawah lima tahun, untuk meningkatkan keterampilan orang tua, termasuk ayah, ibu, dan anggota keluarga lainnya.

"Dalam mengasuh anak, diperlukan stimulasi fisik, mental, intelektual, emosional, spiritual, dan moral guna mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas," tambahnya di Hotel Grand Central Pekanbaru, Senin (4/11/2024).

Ia juga menekankan tanggung jawab orang tua dalam pengasuhan, mendidik, dan menjauhkan anak dari hal-hal yang merugikan.

Untuk mendukung hal ini, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyelenggarakan Kelas Orang Tua Hebat (KERABAT), bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua dan pengelola kegiatan BKB dalam pengasuhan dan pembinaan tumbuh kembang anak.

Kepala Perwakilan BKKBN Riau, Mardalena Wati Yulia, menegaskan bahwa BKKBN tidak hanya fokus pada pengendalian penduduk dan program keluarga berencana, tetapi juga berperan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pengasuhan anak.

"Kelas KERABAT diikuti oleh 473 peserta dari kader BKB, pengelola di Kabupaten/Kota, dan masyarakat se-Provinsi Riau, dengan narasumber berkualitas," jelasnya.

Mardalena berharap peserta dapat memahami pengelolaan dan cara pengasuhan anak yang tepat, sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan generasi emas di masa depan. (*)