RIAUIN.COM- Kapolsek Pasir Penyu, Polres Indragiri Hulu, Kompol Jufri SH, menggelar pertemuan santai dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) di sebuah warung bakso lokal. Pertemuan tersebut sekaligus melakukan pemetaan wilayah rawan di Pilkada serentak.
Pertemuan tersebut digelar, Sabtu (2/11/2024) bertujuan untuk mempererat hubungan antar instansi serta membahas berbagai langkah-langkah strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Pilkada serentak berlangsung.
Kompol Jufri menjelaskan bahwa pertemuan ini bukan hanya sekadar ajang menikmati makan bakso, tetapi juga merupakan moment penting untuk memetakan potensi kerawanan di wilayah Kecamatan Pasir Penyu.
“Kami ingin memastikan bahwa semua pihak, dari kepolisian hingga pemerintah daerah, memiliki kesepahaman yang sama dalam menjaga kondusivitas wilayah selama Pilkada serentak,” ujar Jufri, Minggu (3/11/2024).
Dalam diskusi yang berlangsung akrab ini, anggota Forkopimcam Pasir Penyu turut mengidentifikasi sejumlah titik rawan yang mungkin memerlukan perhatian lebih khusus.
Beberapa daerah yang dianggap berpotensi menimbulkan konflik di antaranya adalah kawasan yang dikenal dengan sejarah ketegangan politik.
“Kami akan memperkuat pengawasan di area tersebut dengan melibatkan aparat keamanan dan masyarakat,” tambahnya.
Forkopimcam menyambut baik inisiatif Kapolsek ini, dengan berharap sinergi yang terjalin dapat menciptakan suasana Pilkada yang lebih aman dan tertib. Camat Pasir Penyu juga mengungkapkan, “Kita harus bersama-sama menciptakan iklim demokrasi yang sehat. Komunikasi dan koordinasi yang baik adalah kunci.
Pertemuan ini berakhir dengan harapan bahwa melalui kolaborasi yang solid antara kepolisian dan pemerintah daerah, masyarakat Pasir Penyu dapat merasakan suasana Pilkada serentak yang damai.
Kompol Jufri menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
“Mari kita jaga bersama agar pesta demokrasi ini berjalan lancar,” tuturnya.
Dengan langkah ini, diharapkan Pilkada serentak mendatang tidak hanya menjadi moment penentu pemimpin, tetapi juga ajang pemersatu seluruh elemen masyarakat. -gus, rls