Sardiyono silaturahmi dengan warga Pebaun Hulu, Kuantan Mudik
RIAUIN.COM- Bakal Calon Wakil Bupati Kuansing Sardiyono AMd menyampaikan sejumlah program unggulan jika nanti diberi amanah oleh masyarakat Kuansing pada Pilkada November mendatang.
Pasangan Halim - Sardiyono (HS) hanya fokus untuk bidang pelayanan dan kesejahteraan seluruh penduduk Kuansing. Terutama yang bergerak dibidang perkebunan dan pertanian.
"Dua sektor ini akan kita fokuskan penggunaan APBD-nya, demi untuk kesejahteraan warga," kata Sardiyono saat bersilaturahmi, Senin malam (16/9/2024) di Desa Pebaun Hulu, Kecamatan Kuantan Mudik.
Dihadapan ratusan warga, Sardiyono mengakui telah menghitung modal yang dibutuhkan oleh warga untuk membuka lahan baru. "Saya dengan pak Halim telah menghitung anggaran untuk membuka lahan sawit sampai tertanam, paling tidak menghabiskan dana sekitar Rp60 juta perhektar," kata Sardiyono.
Modal dasar untuk membuka lahan baru itu, masyarakat Kuansing masih banyak yang belum mampu. Oleh karena itu, jika diamanahkan oleh warga Kuansing Paslon HS menjadi bupati dan wakil bupati, maka beban warga ini akan disubsidi oleh pemerintah untuk modal membuka lahan perkebunan.
Caranya, kata Sardiyono, bibit gratis akan disediakan, berikut bantuan pupuk dan biaya steking lahan dengan menyediakan alat berat satu perkecamatan. " Dengan APBD yang ada sekrang ini Kuansing mampu untuk membiayai itu. Kami (HS) sudah menghitungnya," kata Sardiyono lagi.
Sardiyono meminta warga untuk tidak menjual lahan kepada siapa pun. "Lahan yang ada jangan dijual dulu, begitu kami diberi amanah, program ini yang akan kami prioritaskan terlebih dahulu," ucapnya.
Selain mengaku telah menghitung kebutuhan warga, Paslon HS, kata Sardiyono juga akan fokus memberikan penghasilan yang layak kepada para pemangku adat di Kuansing yaitu dengan cara mengangkat perekonomian para pemangku adat.
"Agar pemangku adat tidak lagi diseret seret ke ranah politik praktis, ekonominya kita angkat. Para datuk dan Ninik mamak harus memiliki penghasilan dari kebun, ini salah satu fokus kita supaya mereka Sejahterah," tuturnya.
Pada intinya, kata Sardiyono, dana APBD sebesar Rp1,7 Triliun itu akan dimanfaatkan untuk membantu masyarakat disektor perkebunan dan pertanian serta sektor perikanan. (hen)