KKN Muhammadiyah Pekanbaru Bantu PKK Mundam Kembangkan Produk Sabun Cuci Piring


Jumat, 06 September 2024 - 11:03:20 WIB
KKN Muhammadiyah Pekanbaru Bantu PKK Mundam Kembangkan Produk Sabun Cuci Piring

RIAUIN.COM- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau mengambil langkah nyata dalam mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Mundam dalam mengembangkan dan memasarkan produk sabun cuci piring dari bahan alami kulit nenas. Program tersebut terlaksana dengan menggandeng pengurus PKK Kelurahan Mundam, di aula Kantor Lurah Mundam, Rabu (4/9/2024).

Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN memberikan pelatihan dan tutorial pembuatan sabun cuci piring dari limbah kulit nanas kepada kader PKK Mundam. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi solusi kreatif dalam mengurangi limbah sekaligus memberdayakan masyarakat setempat.

Inisiatif ini tidak hanya menawarkan cara baru untuk mengelola limbah organik, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Mundam.

Kader PKK menyambut antusias pelatihan ini, bahkan langsung mencoba membuat sabun cuci piring dengan bimbingan mahasiswa. Selain mencoba membuat langsung, mahasiswa KKN UMRI juga membantu menciptakan identitas visual produk.

Mereka merancang logo yang merepresentasikan nilai dan keunikan dari produk sabun cuci piring berbahan limbah kulit nanas ini. Logo tersebut menampilkan gambar nanas, yang menjadi lambang dari bahan utama produk, dengan kombinasi warna kuning dan biru.

Warna kuning mencerminkan bahan alami yang berasal dari nanas, sementara warna biru terinspirasi dari pantai yang menjadi ciri khas daerah Mundam. Identitas visual ini diharapkan dapat memperkuat daya tarik produk dan memudahkan promosi di berbagai platform digital.

Dengan adanya dukungan dari mahasiswa KKN Muhammadiyah Riau, produk "Sabun Cuci Piring Nenas" diharapkan dapat meraih perhatian lebih luas, tidak hanya di sekitar Kelurahan Mundam, tetapi juga di pasar yang lebih besar.

"Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan pemasaran produk UMKM setempat, sehingga mereka dapat lebih kompetitif dalam era digital yang semakin berkembang pesat," kata Ketua Kelompok KKN Mundam Muhammad Qoirul Rodzikin.

Selain pelatihan pembuatan produk dan pengembangan logo, mahasiswa juga membantu kader PKK dalam strategi pemasaran digital. Mereka diajarkan cara memanfaatkan media sosial dan platform e-commerce untuk mempromosikan produk sabun cuci piring berbahan alami ini.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan visibilitas produk dan memperluas jaringan pemasaran, sehingga produk lokal dari Kelurahan Mundam dapat dikenal lebih luas.

Program kolaboratif ini tidak hanya menekankan pada pemberdayaan ekonomi, tetapi juga pada peningkatan keterampilan dan pengetahuan masyarakat setempat.

"Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan mampu mengembangkan usahanya secara mandiri dan terus berinovasi dalam menciptakan produk yang bernilai tambah," kata Ketua PKK Mundam, Widya Auliya Rahmi.

Secara keseluruhan, program ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Muhammadiyah Riau dalam mendukung pengembangan UMKM di daerah-daerah terpencil melalui kegiatan KKN. Keberhasilan dari inisiatif ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan potensi lokal dan mengangkat perekonomian masyarakat melalui inovasi dan kolaborasi yang berkelanjutan. -juh