Ketua YPLDR yang juga mantan komisioner KPU Inhu, Yenni Mairida RIAUIN.COM- Yayasan Peduli Literasi Demokrasi Riau (YPLDR) menyampaikan hasil pantauan terhadap kegiatan Tahapan Pemuktahiran dan Pemuktahiran dan Penyusunan daftar pemilih Pilkada Serentak 2024 yang saat ini sedang berlangsung di Provinsi Riau. Kegiatan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih yang berlangsung dari tanggal 24 Juni hingga 24 Juli 2024 mendatang.
Berdasarkan hasil pantauan di beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Riau YPLDR menyimpulkan beberapa point. Pertama, agar KPU kabupaten/kota memastikan kinerja Pantarlih dalam melakukan Coklit. Yaitu memastikan setiap Pantarlih bertemu pemilih secara langsung dan melakukan pencocokan dan penelitian data pada Model A-Daftar Pemilih dengan KK atau KTP El pemilih
Memastikan dengan cermat dan teliti jika terjadi perubahan elemen data pemilih dan/atau terdapat pemilih potensial berdasarkan data kependudukan yang dimiliki oleh pemilih atau calon pemilih.
Kedua, menilik jumlah Daftar Pemilih Khusus (DPK) di Provinsi Riau yang cukup tinggi pada Pemilu 2024 yaitu 97.764 pemilih terdiri dari 48.800 pemilih laki-laki dan 48.964 pemilih perempuan (sumber Model D Hasil Provinsi PPWP tahun 2024 dan riauterkini.com). Daftar Pemilih Potensial Pemilihan (DP4) yang diterima KPU Riau mencapai 4.854.034. Jumlah ini bertambah sebanyak 121.860 pemilih dari DPT Pemilu Tahun 2024 sebanyak 4.732.174.
"Dengan demikian harus dipastikan DPK sebanyak 97.764 tersebut termasuk dalam 121.860 pemilih, penambahan dari DP4 yang diterima oleh KPU Riau dan tentunya ini harus dilakukan pada proses penyusunan daftar pemilih agar dapat ditetapkan sebagai DPT Pilkada 2024. Hal ini untuk mengantisipasi pemilih memenuhi syarat yang tidak terdaftar dalam DPT Pilkada 2024," kata Ketua YPLDR yang juga mantan komisioner KPU Inhu, Yenni Mairida, Selasa (9/7/2024).
Point ketiga, meminta Bawaslu Provinsi Riau beserta seluruh jajaran melakukan pengawasan sesuai dengan ketentuan tahapan penyusunan daftar pemilih dan menyampaikan
secara terbuka hasil pengawasannya. Keempat, mengajak seluruh masyarakat agar berpartisipasi aktif membersamai Pantarlih dalam melakukan Coklit dan dengan senang hati menerima Pantarlih serta memberikan identitas pemilih berupa KK/KTP El untuk mendukung proses pencocokan dan penelitian data pemilih oleh Pantarlih.
"Kami berharap keberadaan YPLDR dan rekomendasi hasil-hasil temuan kami di lapangan dapat menjadi bagian dari upaya sunggung-sunggu dalam mewujudkan Pilkada 2024 yang berkualitas dan berintegritas," ujar Yenni di dampingi Sekretaris Wigati Iswandhiari dan Bendahara, Yelli Nofiza yang merupakan mantan komisioner KPU Kota Pekanbaru. -vie, rls