advertorial

Delegasi Adat Malaysia Kunjungi Pemprov Riau untuk Masukan Terkait Perbandingan Budaya


Selasa, 05 Maret 2024 - 22:11:16 WIB
Delegasi Adat Malaysia Kunjungi Pemprov Riau untuk Masukan Terkait Perbandingan Budaya Foto bersama.

RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau melaksanakan pertemuan dengan Delegasi Kebawah Kaus Yang Teramat Mulia dari Malaysia. Pertemuan ini dalam rangka mendapatkan masukan terkait perbandingan adat luak johol dan Melayu Riau bertempat di Ruang Rapat Melati Kantor Gubernur Riau, Senin (4/3/2024).

Mewakili Pj Gubernur Riau Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Riau Zulkifli Syukur dalam sambutannya mengatakan, provinsi Riau saat ini memiliki kurang lebih 7 juta jiwa penduduk. Riau juga memiliki 10 Kabupaten dan 2 Kota dan ada juga yang berbatasan langsung dengan Negeri Jiran Malaysia, maka dari itu secara adat, budaya relatif sama dan tentunya.

"Pemerintahan Provinsi  Riau sangat konsen dengan masalah budaya dan adat istiadat, bukti konkret bahwa Riau berkomitmen terhadap ada istiadat adalah selalu berkomitmen  dan berkordinasi dengan Lembaga Adat Riau (LAM Riau). LAM Riau diketahui menjadi suatu lembaga 3 tumpu yaitu adanya Ulama, adanya Pemerintah, dan Tokoh Adat,” katanya. 

Lebih lanjut dikatakannya, Riau juga memiliki Dinas Kebudayaan, diketahui tidak semua Provinsi terdapat Kantor Dinas Kebudayaan. Karena Provinsi Riau sangat komit dan konsen terhadap budaya dan adat tadi, maka Pemerintah membuat suatu wadah untuk membesarkan budaya itu dengan dinamakan Dinas Kebudayaan Provinsi Riau. 

“Ini juga merupakan bukti Pemerintah sangat komit, sangat serius, sangat istiqomah dan konsen terhadap masalah adat dan kebudayaan ini. Kami juga sangat yakin da percaya besarnya negeri ini adalah karena budayanya, tanpa budaya dan adat mungkin negeri ini tidak sebesar yang kita rasakan sekarang" ujar Zulkifli

Adat yang digunakan di Provinsi Riau disebut dengan adat bersendi syarak, syarak bersendi kitabullah. Dimana ada syarak disitu ada adat, dimana ada adat disitu ada syarak sehingga tidak bisa dipisahka antara adat dan syarak.

Mohammed Hoesnie Shahiran selaku Konsulat Malaysia untuk Pekanbaru mengatakan bahwa Indonesia terkhusus Riau dan Malaysia mempunyai hubungan yang sangat baik dan juga selalu melakukan penjamuan terbaik untuk delegasi - delegasi Malaysia. 

“Setelah acara ini, delegasi - delegasi Malaysia akan melakukan perjalanan ke Siak untuk melakukan perbandingan adat istiadat maupun kebudayaan. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah membentuk hubungan dan kerja sama yang baik dan juga sebagai sebagai bentuk silaturahmi dengan negeri tetangga yang memiliki adat dan istiadat yang cenderung sama,” ujarnya. -adv